{"id":528376,"date":"2026-10-28T14:23:00","date_gmt":"2026-10-28T07:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/28\/budayawan-gibran-pangeran-bloon-dan-tembok-ratapan-jokowi-sudah-ambruk\/"},"modified":"2026-10-28T14:30:17","modified_gmt":"2026-10-28T07:30:17","slug":"budayawan-gibran-pangeran-bloon-dan-tembok-ratapan-jokowi-sudah-ambruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/28\/budayawan-gibran-pangeran-bloon-dan-tembok-ratapan-jokowi-sudah-ambruk\/","title":{"rendered":"Budayawan: Gibran Pangeran Bloon dan Tembok Ratapan Jokowi Sudah Ambruk"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Budayawan Mohamad Sobary melontarkan kritik tajam terhadap Wakil Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> dan kondisi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> keluarga Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> (<a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>). Ia menyebut Gibran sebagai \u201cpangeran bloon\u201d yang dinilainya belum matang dalam memahami permainan politik nasional.<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, Sobary menilai Gibran belum menunjukkan kemampuan membaca peta politik, memahami arah permainan para elite, maupun menangkap dinamika hubungan antara Jokowi dan Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cGibran pangeran bloon, mentahnya mentah, naifnya naif,\u201d kata Mohamad Sobary di Podcast Obor Rakyat Reborn, Selasa (27\/10\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Sobary, persoalan yang ia soroti bukan hanya soal kemampuan Gibran sebagai individu, melainkan juga pemahamannya terhadap situasi politik yang sedang berkembang. Ia mempertanyakan sejauh mana wakil presiden tersebut memahami langkah politik Jokowi, strategi <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a>, serta arah hubungan kekuasaan di tingkat nasional.<\/p>\n<p>Sobary menggambarkan Gibran seolah tidak mengetahui permainan politik yang sedang berlangsung di sekelilingnya.<\/p>\n<p>\u201cDia tidak tahu kiri kanan. Dia tidak tahu konteks politik ini sekarang sebenarnya permainan apa. Bapaknya itu main seperti apa, mau ke arah mana, Presiden Prabowo bagaimana mainnya, dia tidak tahu sama sekali. Dia tidak tahu cara membaca peta politik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kritik tersebut menyasar persoalan yang lebih luas, yakni kapasitas kepemimpinan Gibran di tengah perubahan peta kekuasaan setelah pergantian pemerintahan dari Jokowi kepada Prabowo.<\/p>\n<p>Dalam politik nasional, kemampuan membaca situasi, memahami kepentingan berbagai kelompok, dan menentukan posisi strategis merupakan bagian penting dari kepemimpinan. Karena itu, penilaian Sobary tersebut menjadi kritik keras terhadap kesiapan Gibran menjalankan peran sebagai wakil presiden.<\/p>\n<p>Tak berhenti pada Gibran, Sobary juga melontarkan kritik terhadap Jokowi. Ia mengungkapkan kekecewaan atas perjalanan politik mantan presiden tersebut dan menggunakan ungkapan Jawa untuk menggambarkan konsekuensi dari tindakan seseorang.<\/p>\n<p>\u201cKita malu dan kita pernah merasa seperti dikencingi Jokowi,\u201d kata Sobary.<\/p>\n<p>Ungkapan itu menunjukkan kerasnya kekecewaan yang ia sampaikan. Dalam pandangannya, perjalanan politik Jokowi harus dinilai berdasarkan tindakan dan keputusan yang telah diambil selama berkuasa, termasuk dampaknya terhadap kepercayaan publik.<\/p>\n<p>Sobary kemudian mengutip ungkapan Jawa, \u201cJokowi metik woing pakarti,\u201d yang dalam maksud pernyataannya menggambarkan seseorang yang memetik buah dari perilaku dan perbuatannya sendiri.<\/p>\n<p>Pesan yang hendak ditegaskan adalah bahwa kekuasaan tidak membuat seseorang terbebas dari konsekuensi atas keputusan politiknya. Dukungan yang pernah diperoleh seorang pemimpin dapat berubah ketika masyarakat menilai tindakan dan sikapnya tidak lagi sesuai dengan harapan.<\/p>\n<p>Pernyataan paling tajam disampaikan Sobary ketika menggambarkan kondisi bangunan politik yang selama ini dikaitkan dengan Jokowi.<\/p>\n<p>\u201cTembok ratapan itu kerajaannya sudah ambruk. Bangunan keratonnya Jokowi ambruk, tidak ada,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ungkapan \u201cTembok Ratapan\u201d dan \u201ckeraton Jokowi\u201d dalam pernyataan tersebut dapat dibaca sebagai metafora untuk menggambarkan kemerosotan pengaruh atau melemahnya bangunan politik yang diasosiasikan dengan mantan presiden itu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Budayawan Mohamad Sobary melontarkan kritik tajam terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan kondisi Politik keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia menyebut Gibran sebagai \u201cpangeran bloon\u201d yang dinilainya belum matang dalam memahami permainan politik nasional. Dalam pernyataannya, Sobary menilai Gibran belum menunjukkan kemampuan membaca peta politik, memahami arah permainan para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":528377,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-528376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/528376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=528376"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/528376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":528378,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/528376\/revisions\/528378"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/528377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=528376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=528376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=528376"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=528376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}