{"id":528538,"date":"2026-10-29T10:35:00","date_gmt":"2026-10-29T03:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/29\/viral-jurnalis-di-bogor-mengaku-dipiting-dan-ditampar-saat-liput-demo-ini-kronologinya\/"},"modified":"2026-10-29T11:55:19","modified_gmt":"2026-10-29T04:55:19","slug":"viral-jurnalis-di-bogor-mengaku-dipiting-dan-ditampar-saat-liput-demo-ini-kronologinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/29\/viral-jurnalis-di-bogor-mengaku-dipiting-dan-ditampar-saat-liput-demo-ini-kronologinya\/","title":{"rendered":"Viral! Jurnalis di Bogor Mengaku Dipiting dan Ditampar Saat Liput Demo, Ini Kronologinya"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; <a title=\"Jurnalis\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/jurnalis\/\">Jurnalis<\/a> video di Bogor mengaku dipiting dan ditampar saat meliput demo di Tugu Kujang. Ia juga diminta menghapus video penangkapan.<\/p>\n<p>Pengalaman menegangkan dialami seorang jurnalis video media Metropolitan bernama Raka ketika meliput demonstrasi di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (28\/10\/2026).<\/p>\n<p>Di tengah situasi yang memanas di sekitar Tugu Kujang, Raka mengaku dibawa sejumlah orang, mengalami tindakan fisik, hingga diminta menghapus rekaman peliputan.<\/p>\n<p>Kejadian tersebut berlangsung ketika Raka sedang mengambil gambar kericuhan di Jalan Cidangiang.<\/p>\n<p>Di lokasi itu, terjadi ketegangan antara barisan kepolisian dan massa aksi yang mengenakan pakaian serba hitam.<\/p>\n<p>Raka sempat terpisah dari wartawan media tersebut saat keduanya mengambil gambar di kawasan yang sama.<\/p>\n<p>Tidak lama kemudian, Raka terlihat dibawa oleh dua orang.<\/p>\n<p>Ia berusaha menjelaskan bahwa dirinya bukan demonstran, melainkan jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan.<\/p>\n<p>Namun, menurut pengakuannya, upaya tersebut tidak langsung membuatnya bebas.<\/p>\n<p>Raka menceritakan bahwa dirinya berulang kali menyebut statusnya sebagai wartawan.<\/p>\n<p>Ia juga menunjukkan kartu identitas pers untuk menjelaskan alasan keberadaannya di lokasi demonstrasi.<\/p>\n<p>\u201cSaya pers,\u201d menjadi penegasan yang disampaikannya ketika berusaha meyakinkan orang-orang yang membawanya.<\/p>\n<p>Raka menduga identitasnya sempat diragukan.<\/p>\n<p>Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya dianggap sebagai pers mahasiswa.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya kepada wartawan, Raka mengaku mengalami tindakan fisik selama kejadian tersebut.<\/p>\n<p>Ia menyebut seseorang memitingnya dari samping, kemudian membawanya secara paksa ke tempat lain.<\/p>\n<p>Ia juga mengaku sempat ditampar.<\/p>\n<p>Setelah dibawa meninggalkan lokasi awal, Raka mengaku berpindah ke beberapa tempat, termasuk sebuah minimarket.<\/p>\n<p>Di sana, ia kembali berusaha memperjelas kedudukannya sebagai jurnalis media Metropolitan.<\/p>\n<p>Kartu identitas pers miliknya disebut sempat diambil sebelum akhirnya dikembalikan.<\/p>\n<p>Perjalanan Raka kemudian berlanjut ke kawasan jembatan penyeberangan orang atau JPO.<\/p>\n<p>Di tempat tersebut, ia diminta duduk bersama dua orang peserta aksi lain yang juga diamankan.<\/p>\n<p>Situasi itu membuat Raka kembali harus menjelaskan bahwa dirinya tidak sedang mengikuti demonstrasi sebagai peserta.<\/p>\n<p>Ia menceritakan adanya pertanyaan mengenai kelompok mahasiswa yang diikutinya.<\/p>\n<p>Raka membantah anggapan tersebut dengan menegaskan bahwa dirinya merupakan wartawan.<\/p>\n<p>Hal lain yang menjadi perhatian dalam kejadian tersebut adalah permintaan untuk menghapus video yang direkam Raka<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurnalis video di Bogor mengaku dipiting dan ditampar saat meliput demo di Tugu Kujang. Ia juga diminta menghapus video penangkapan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":528539,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"34","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"Jurnalis","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[274908,68,20870,373102,1420],"series":[],"class_list":["post-528538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-berita","tag-headline","tag-jurnalis","tag-jurnalis-dipiting-polisi","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/528538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=528538"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/528538\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":528547,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/528538\/revisions\/528547"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/528539"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=528538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=528538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=528538"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=528538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}