{"id":529035,"date":"2026-10-31T20:25:25","date_gmt":"2026-10-31T13:25:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=529035"},"modified":"2026-10-31T20:19:59","modified_gmt":"2026-10-31T13:19:59","slug":"binance-dibobol-rp114-triliun-aset-kripto-raib-dalam-waktu-20-menit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/10\/31\/binance-dibobol-rp114-triliun-aset-kripto-raib-dalam-waktu-20-menit\/","title":{"rendered":"Binance Dibobol, Rp114 Triliun Aset Kripto Raib dalam Waktu 20 Menit"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta \u2014<\/strong> Bursa kripto <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https:\/\/harianaceh.co.id\/binance\/\">Binance<\/a> diguncang serangan siber besar setelah sekitar US$6,3 miliar atau setara Rp114 triliun <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https:\/\/harianaceh.co.id\/asetkripto\/\">aset kripto<\/a> dicuri dalam sebuah insiden yang sebagian besar berlangsung hanya sekitar 20 menit.<\/p>\n<p>Dilansir dalam keterangan resmi The Athletic pada Sabtu, (31\/10\/2026) peretasan tersebut menjadi salah satu insiden terbesar dalam sejarah aset digital.<\/p>\n<p>Berdasarkan catatan blockchain, aktivitas transaksi mencurigakan mulai terdeteksi pada Kamis (29\/10\/2026) malam waktu setempat.<\/p>\n<p>Sebagian besar pencurian berlangsung dalam rentang sekitar 20 menit. Analisis terhadap aktivitas blockchain juga menunjukkan adanya transaksi tidak biasa dari dompet yang terdampak.<\/p>\n<p>Binance kemudian melakukan investigasi untuk mencari sumber serangan. Pada awalnya, perusahaan menduga insiden tersebut berkaitan dengan laptop yang telah disusupi.<\/p>\n<p>Namun, penyelidikan lanjutan menemukan adanya titik masuk lain ke dalam sistem.<\/p>\n<p>&#8220;Investigasi lanjutan kami telah menemukan titik-titik peretasan tambahan,&#8221; tulis Binance dalam pernyataan resminya di platform X.<\/p>\n<p>Perusahaan analisis blockchain TRM Labs menyebut serangan tersebut diduga menyasar infrastruktur signing Binance, yakni sistem yang digunakan untuk mengotorisasi transaksi.<\/p>\n<p>Dengan akses tersebut, penyerang diduga dapat mengeluarkan instruksi untuk melakukan penarikan dari dompet yang terdampak.<\/p>\n<p>Binance dalam pembaruan resminya menyatakan insiden tersebut menyebabkan sekitar US$6,3 miliar aset token terdampak. Perusahaan juga menyebut belum menemukan bukti bahwa private key dompet bocor.<\/p>\n<p><strong>Binance Tanggung Kerugian Pengguna<\/strong><\/p>\n<p>Di tengah penyelidikan, Binance memastikan pengguna tidak akan menanggung kerugian akibat pencurian tersebut.<\/p>\n<p>Binance menyatakan akan menanggung seluruh kerugian melalui Secure Asset Fund for Users (SAFU) dan dana perusahaan.<\/p>\n<p>Dalam pembaruan 30 Oktober, Binance mengatakan telah menyiapkan lebih dari US$6,34 miliar dana perusahaan untuk menutup dampak insiden tersebut.<\/p>\n<p>Sekitar US$5 miliar di antaranya sudah tersedia dalam aset token yang sesuai dengan aset yang terdampak.<\/p>\n<p>Binance juga bekerja sama dengan perusahaan analisis blockchain, penerbit aset, aparat penegak hukum, dan sejumlah pihak lain untuk melacak dana hasil pencurian.<\/p>\n<p>Sekitar US$3 miliar aset yang terdampak disebut telah berhasil dibekukan secara on-chain. Proses pelacakan dan pemulihan aset masih berlangsung.<\/p>\n<p>Sebagai langkah pengamanan, Binance sempat menghentikan layanan penarikan untuk melakukan pemeriksaan keamanan tambahan dan memastikan sistem yang terdampak telah aman.<\/p>\n<p><strong>Identitas pelaku hingga kini belum dipastikan secara resmi.<\/strong><\/p>\n<p>CEO Binance Richard Teng menyatakan investigasi internal masih dilakukan untuk mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.<\/p>\n<p>Namun, sejumlah perusahaan analisis blockchain melihat kemiripan pola serangan dengan operasi siber yang sebelumnya dikaitkan dengan kelompok peretas Korea Utara.<\/p>\n<p>TRM Labs menilai pola serangan terhadap Binance memiliki kemiripan dengan serangan terhadap bursa kripto Bybit pada 2025 yang sebelumnya dikaitkan FBI dengan kelompok peretas Korea Utara.<\/p>\n<p>Meski demikian, kemiripan pola tersebut belum dapat dijadikan sebagai konfirmasi bahwa peretasan Binance dilakukan oleh kelompok dari Korea Utara. Investigasi terhadap identitas pelaku masih berlangsung.<\/p>\n<p>Insiden tersebut juga memberikan tekanan terhadap pasar kripto. Harga sejumlah aset digital melemah setelah kabar pencurian menyebar, sementara nilai pasar stablecoin turut mengalami penurunan.<\/p>\n<p>Binance mengatakan investigasi teknis masih berlanjut dan perusahaan berencana menerbitkan laporan teknis lebih lengkap setelah seluruh fakta terverifikasi.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Bursa kripto Binance diguncang serangan siber besar setelah sekitar US$6,3 miliar atau setara Rp114 triliun aset kripto dicuri dalam sebuah insiden yang sebagian besar berlangsung hanya sekitar 20 menit. Dilansir dalam keterangan resmi The Athletic pada Sabtu, (31\/10\/2026) peretasan tersebut menjadi salah satu insiden terbesar dalam sejarah aset digital. Berdasarkan catatan blockchain, aktivitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4152,"featured_media":529036,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[32,427],"tags":[3730,373167],"series":[],"class_list":["post-529035","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-bisnis","tag-aset-kripto","tag-binance"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/529035","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/4152"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=529035"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/529035\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":529037,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/529035\/revisions\/529037"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/529036"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=529035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=529035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=529035"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=529035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}