{"id":530282,"date":"2026-11-06T15:15:57","date_gmt":"2026-11-06T08:15:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=530282"},"modified":"2026-11-06T15:03:28","modified_gmt":"2026-11-06T08:03:28","slug":"detik-detik-erupsi-dua-gunung-di-jawa-timur-dalam-sehari-semeru-pagi-hari-dan-sore-disusul-bromo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/11\/06\/detik-detik-erupsi-dua-gunung-di-jawa-timur-dalam-sehari-semeru-pagi-hari-dan-sore-disusul-bromo\/","title":{"rendered":"Detik-detik Erupsi Dua Gunung di Jawa Timur dalam Sehari: Semeru Pagi Hari dan Sore Disusul Bromo"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAWA TIMUR \u2014<\/strong> Gunung Bromo dan Gunung <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" href=\"https:\/\/harianaceh.co.id\/tag\/semeru\/\">Semeru<\/a> di Jawa Timur mengalami erupsi dalam waktu berdekatan.<\/p>\n<p>Gunung Bromo yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, erupsi pada Kamis, 5 November 2026 sore.<\/p>\n<p>Letusan tersebut menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 500 meter di atas puncak kawah. Masyarakat dan wisatawan di kawasan Gunung Bromo diminta meningkatkan kewaspadaan.<\/p>\n<p>Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Bromo, erupsi terjadi pada pukul 17.11 WIB dan kolom letusan teramati mencapai ketinggian 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl).<\/p>\n<p>\u201cTerjadi erupsi Gunung Bromo pada hari Kamis pukul 17.11 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl),\u201d kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Bromo, Budi Marwanto dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, 5 November 2026.<\/p>\n<p>Budi menjelaskan bahwa kolom abu vulkanik yang keluar dari kawah berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal.<\/p>\n<p>Erupsi tersebut juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi sekitar 46 detik, serta abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat mengikuti arah angin.<\/p>\n<p>Status Gunung Bromo Masih Level II Waspada<\/p>\n<p>Meski mengalami erupsi, status aktivitas vulkanik Gunung Bromo masih berada pada Level II atau Waspada.<\/p>\n<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga mengeluarkan imbauan mengenai jarak aman untuk masyarakat di sekitar Gunung Bromo.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat dan pengunjung atau wisatawan, serta pendaki tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo,\u201d tulis dalam keterangan resmi PVMBG pada Jumat, 6 November 2026.<\/p>\n<p>Imbauan tersebut mengingatkan masyarakat yang banyak beraktivitas di sekitar Gunung Bromo mengenai kemungkinan letusan freatik.<\/p>\n<p>Pasalnya, letusan tersebut bisa terjadi secara tiba-tiba tanpa didahului gejala vulkanik yang jelas.<\/p>\n<p>Erupsi Gunung Semeru<\/p>\n<p>Sementara itu, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami erupsi pada Kamis, 5 November 2026 pagi dengan mengeluarkan awan panas guguran (APG) sejauh 4.500 meter<\/p>\n<p>Erupsi di Gunung Semeru sendiri terjadi pada pukul 09.24 WIB dengan disertai kolom abu vulkanik tebal yang membubung hingga 700 meter di atas puncak kawah atau mencapai ketinggian sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut.<\/p>\n<p>Mengenai statusnya, saat ini Gunung Semeru berada di Level III atau Siaga.<\/p>\n<p>\u201cKami imbau untuk warga yang beraktivitas di sekitar Gunung Semeru terutama daerah jalur luncuran awan panas di sektor tenggara Besuk Kobokan untuk meningkatkan kewaspadaannya,\u201d ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, 5 November 2026.<\/p>\n<p>\u201cHarus selalu siaga karena potensi awan panas susulan sewaktu-waktu bisa terjadi,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Warga juga dilarang beraktivitas di area sekitar 13 kilometer dari puncak serta menjauh setidaknya 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.<\/p>\n<p>Perluasan awan panas dan aliran lahar juga harus diwaspadai karena berpotensi mencapai jarak 17 kilometer dari puncak.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Bromo dan Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi dalam waktu berdekatan.<\/p>\n","protected":false},"author":4152,"featured_media":530286,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":true},"categories":[1],"tags":[135312,34601,124471],"series":[],"class_list":["post-530282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-erupsi","tag-gunung-bromo","tag-gunung-semeru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/4152"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=530282"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":530285,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530282\/revisions\/530285"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/530286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=530282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=530282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=530282"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=530282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}