{"id":530343,"date":"2026-11-06T18:06:00","date_gmt":"2026-11-06T11:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/11\/06\/istana-lakukan-bersih-bersih-internal-buntut-kasus-penyadapan-presiden-siapa-bakal-kena\/"},"modified":"2026-11-06T18:06:00","modified_gmt":"2026-11-06T11:06:00","slug":"istana-lakukan-bersih-bersih-internal-buntut-kasus-penyadapan-presiden-siapa-bakal-kena","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/11\/06\/istana-lakukan-bersih-bersih-internal-buntut-kasus-penyadapan-presiden-siapa-bakal-kena\/","title":{"rendered":"Istana Lakukan Bersih-bersih Internal Buntut Kasus Penyadapan Presiden, Siapa Bakal Kena?"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan Istana Kepresidenan akan terus meningkatkan kewaspadaan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a>. Dia bahkan memastikan proses bersih-bersih di lingkungan Istana akan terus dilakukan.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6\/11\/2026).<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kewaspadaan kan terus-menerus, ya. Kewaspadaan terus-menerus. Bersih-bersih terus,&#8221; kata Prasetyo.<\/p>\n<p>Selain meningkatkan pengamanan, Prasetyo meminta kasus penyadapan yang menyeret sejumlah jenderal Polri itu diusut secara terbuka. Dia menegaskan tidak boleh ada informasi yang sengaja disembunyikan dalam proses penyelidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, transparan. Dan juga jangan ada yang ditutup-tutupi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kasus ini mencuat setelah Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> bersama tiga perwira tinggi lainnya sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal.<\/p>\n<p>Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengungkapkan bahwa praktik penyadapan tanpa prosedur tersebut diduga menyasar sejumlah kalangan, mulai dari Presiden Prabowo hingga pejabat negara dan tokoh <a href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/politik\/\">Politik<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Terhadap para tersangka tersebut diduga telah melakukan penyadapan tanpa prosedural atau illegal taping terhadap nomor telepon Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh-tokoh politik, kemudian media, tokoh ormas, LSM, dan para pengusaha,&#8221; kata Asep dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3\/11).<\/p>\n<p>Selain Listyo Sigit, tiga tersangka lainnya adalah Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta, Irjen Eko Hadi Santoso, dan Irjen Slamet Uliandi.<\/p>\n<p>Asep kembali menegaskan bahwa nomor telepon Presiden Prabowo termasuk salah satu target dalam dugaan penyadapan ilegal tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Diduga telah melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Republik Indonesia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kasus yang melibatkan empat jenderal Polri ini kini menjadi perhatian Istana. Prasetyo meminta penanganannya dilakukan sesuai ketentuan hukum dan mengedepankan transparansi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan Istana Kepresidenan akan terus meningkatkan kewaspadaan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Dia bahkan memastikan proses bersih-bersih di lingkungan Istana akan terus dilakukan. Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6\/11\/2026). &#8220;Kalau kewaspadaan kan terus-menerus, ya. Kewaspadaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":530344,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[1420,274908],"series":[],"class_list":["post-530343","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-peristiwa","tag-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530343","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=530343"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530343\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":530345,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530343\/revisions\/530345"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/530344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=530343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=530343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=530343"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=530343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}