{"id":530446,"date":"2026-11-07T11:16:17","date_gmt":"2026-11-07T04:16:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/?p=530446"},"modified":"2026-11-07T11:11:23","modified_gmt":"2026-11-07T04:11:23","slug":"bei-perkuat-ekosistem-pasar-modal-melalui-sejumlah-inisiatif-strategis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2026\/11\/07\/bei-perkuat-ekosistem-pasar-modal-melalui-sejumlah-inisiatif-strategis\/","title":{"rendered":"BEI Perkuat Ekosistem Pasar Modal melalui Sejumlah Inisiatif Strategis"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA<\/strong> \u2013 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar serangkaian inisiatif strategis sepanjang pekan pertama November 2026 untuk memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia. Langkah tersebut mencakup pengembangan perusahaan menuju penawaran umum perdana saham (IPO), peningkatan transparansi dan tata kelola perusahaan, serta perluasan literasi dan inklusi investasi masyarakat.<\/p>\n<p>Sejumlah program yang dilaksanakan meliputi peluncuran Go Public Academy for SMEs, penyelenggaraan CEO Networking 2026, penyempurnaan keterbukaan informasi kepemilikan saham, hingga Capital Market Summit &amp; Expo (CMSE) 2026.<\/p>\n<p>Pada Senin (2\/11\/2026), BEI bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PT Surveyor Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi menandatangani nota kesepahaman sekaligus meluncurkan Go Public Academy for SMEs di Main Hall BEI.<\/p>\n<p>Program tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang melalui RISE to IPO yang berfokus pada edukasi, peningkatan kapasitas, dan pendampingan perusahaan menuju IPO. Sejak 2025, program ini telah menjangkau 281 perusahaan di lima kota, yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Bandung.<\/p>\n<p>Melalui inisiatif tersebut, BEI mendorong perusahaan memperkuat tata kelola, kesiapan keuangan, transparansi, dan daya saing agar mampu memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan jangka panjang.<\/p>\n<p>Pada tanggal yang sama, BEI juga menerbitkan Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00160\/BEI\/11-2026 tentang Perubahan Ketentuan Laporan Bulanan Kegiatan Registrasi Kepemilikan Saham. Ketentuan baru ini mengatur publikasi informasi kepemilikan saham di atas 1 persen yang dilengkapi status pemegang saham sebagai Pengendali maupun Afiliasi Pengendali.<\/p>\n<p>Informasi tersebut akan dipublikasikan secara bulanan melalui situs web BEI. Penyempurnaan ini diharapkan memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai struktur dan konsentrasi kepemilikan saham sekaligus menjadi referensi bagi investor dalam mengambil keputusan investasi.<\/p>\n<p>Selanjutnya, pada Selasa (3\/11\/2026), BEI bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan CEO Networking 2026 di Raffles Hotel Jakarta.<\/p>\n<p>Mengusung tema <em>\u201cTransforming Challenges into Value: Driving Growth and Increasing Trust through Transparency\u201d<\/em>, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 400 peserta dari kalangan pimpinan Perusahaan Tercatat dan pemangku kepentingan pasar modal.<\/p>\n<p>Forum ini menjadi ruang pertukaran wawasan dan penguatan kolaborasi dalam menghadapi dinamika bisnis. Diskusi yang berlangsung menekankan pentingnya transparansi, tata kelola perusahaan yang baik, integritas, serta kualitas keterbukaan informasi untuk membangun kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Sementara itu, dalam upaya memperluas literasi dan inklusi pasar modal, BEI bersama OJK dan SRO menyelenggarakan Capital Market Summit &amp; Expo (CMSE) 2026 pada 5\u20137 November 2026 di Main Hall BEI.<\/p>\n<p>Mengangkat tema <em>\u201cSatu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan\u201d<\/em>, kegiatan ini menghadirkan seminar, talk show, serta pameran yang melibatkan 88 booth dan lebih dari 100 tenant dari berbagai pelaku industri pasar modal.<\/p>\n<p>Melalui CMSE 2026, masyarakat diajak memulai investasi dengan pengetahuan, perencanaan yang matang, serta pemahaman terhadap risiko. Kegiatan ini juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah investor pasar modal Indonesia yang mencapai 32.723.392 Single Investor Identification (SID), termasuk 10.301.974 SID investor saham per 15 Oktober 2026.<\/p>\n<p>Di tengah berbagai inisiatif penguatan pasar modal tersebut, data perdagangan BEI periode 2\u20136 November 2026 mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,13 persen menjadi 5.050,429 dibandingkan posisi pekan sebelumnya sebesar 5.057,050.<\/p>\n<p>Kapitalisasi pasar juga mengalami penurunan 1,34 persen menjadi Rp8.744 triliun dari sebelumnya Rp8.862 triliun. Rata-rata volume transaksi harian turun 3,50 persen menjadi 31,29 miliar saham, sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian berkurang 16,44 persen menjadi 1,29 juta kali transaksi.<\/p>\n<p>Adapun rata-rata nilai transaksi harian tercatat turun 23 persen menjadi Rp11,04 triliun dari Rp14,34 triliun pada pekan sebelumnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp328,20 miliar pada perdagangan Jumat (6\/11\/2026). Namun, secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih membukukan jual bersih sebesar Rp98,08 triliun.<\/p>\n<p>Melalui berbagai inisiatif tersebut, BEI terus mendorong terciptanya pasar modal Indonesia yang transparan, berintegritas, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi nasional.[]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar serangkaian inisiatif strategis sepanjang pekan pertama November 2026 untuk memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia. Langkah tersebut mencakup pengembangan perusahaan menuju penawaran umum perdana saham (IPO), peningkatan transparansi dan tata kelola perusahaan, serta perluasan literasi dan inklusi investasi masyarakat. Sejumlah program yang dilaksanakan meliputi peluncuran Go Public Academy [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":530447,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[427,32],"tags":[2477,323440,324597],"series":[],"class_list":["post-530446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis","category-ekonomi","tag-pasar-modal","tag-road-to-capital-market-summit-expo","tag-bursa-efek-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=530446"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530446\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":530448,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/530446\/revisions\/530448"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/530447"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=530446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=530446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=530446"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=530446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}