{"id":55924,"date":"2022-07-09T16:03:00","date_gmt":"2022-07-09T09:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/07\/09\/cetak-gula-aren-pakai-alat-permainan-congklak-warganet-pantes-mainan-ini-nggak-ada-lagi\/"},"modified":"2022-07-09T16:55:18","modified_gmt":"2022-07-09T09:55:18","slug":"cetak-gula-aren-pakai-alat-permainan-congklak-warganet-pantes-mainan-ini-nggak-ada-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/07\/09\/cetak-gula-aren-pakai-alat-permainan-congklak-warganet-pantes-mainan-ini-nggak-ada-lagi\/","title":{"rendered":"Cetak Gula Aren Pakai Alat Permainan Congklak, Warganet: Pantes Mainan Ini Nggak Ada Lagi"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Warganet dihebohkan dengan cara pembuatan gula aren yang ternyata menggunakan barang tak terduga. Pasalnya alat pembuat cetakan gula aren ini tak asing bagi masyarakat terutama anak-anak era 1990-an.\u00a0<\/p>\n<p>Gula aren adalah, jenis gula yang banyak dijual di pasaran. Biasanya gula jenis ini dipakai untuk membuat rujak atau membuat masakan lainnya. Gula ini berbeda dengan gula putih, karena warnanya yang coklat yang teksturnya yang lebih padat.\u00a0<\/p>\n<p>Lalu berbeda dengan gula putih, proses pembuatan gula aren masih tradisional baik dari proses pengumpulan gula hingga gula aren siap dipasarkan.\u00a0<\/p>\n<p>Terkait pembuatan gula aren, baru-baru ini warganet ramai membicarakan postingan akun Instagram @tipsmasakanindonesia. Akun tersebut menampilkan proses pembuatan gula aren khususnya saat gula dicetak sehingga bentuknya seperti setengah bulat.\u00a0<\/p>\n<p>Ternyata pembuat gula aren menggunakan barang yang unik. Barang yang dimaksud adalah alat bermain congklak. Pembuat gula aren menjejerkan papan congklak lalu menuangkan gula yang masih panas ke dalam lubang-lubang di papan congklak hingga penuh.\u00a0<\/p>\n<p>Fakta kalau membuat gula aren memakai congklak, langsung viral. Banyak warganet yang baru mengetahui akan hal tersebut dan membuat warganet paham kini permainan congklak jarang dimainkan lagi karena alatnya dipakai untuk membuat gula.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu ada pula yang fokus ke pembuat gula aren yang saat di video, tidak memakai baju dan badannya penuh dengan keringat.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPantesan mainan ini gak ada lagi,\u201d imbuh warganet.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPantesan suka ada rasa asinnya gitu. Ternyata ini toh penyebabnya,\u201d duga warganet.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cApa gak bahaya ya, kan plastik gak boleh terkena panas,\u201d kata warganet.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPantesan kemarin beli kok diameternya kecil. Ternyata pakai cetakan ini toh,\u201d ujar warganet.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cKalau di tempatku gulanya masih dicetak pake bambu yang dipotong-potong,\u201d cerita warganet.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cWaduh cetakannya pakai cetakan plastik yang tidak aman untuk makanan. Ngeri-ngeri sedap,\u201d tutur warganet.\u00a0<\/p>\n<p>Video cara pembuatan gula aren, yang menggunakan papan congklak mendapatkan 26.340 likes dan beragam komentar dari warganet.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Warganet dihebohkan dengan cara pembuatan gula aren yang ternyata menggunakan barang tak terduga. Pasalnya alat pembuat cetakan gula aren ini tak asing bagi masyarakat terutama anak-anak era 1990-an.\u00a0 Gula aren adalah, jenis gula yang banyak dijual di pasaran. Biasanya gula jenis ini dipakai untuk membuat rujak atau membuat masakan lainnya. Gula ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":55925,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-55924","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/55924","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=55924"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/55924\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/55925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=55924"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=55924"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=55924"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=55924"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}