{"id":78868,"date":"2022-08-14T12:56:00","date_gmt":"2022-08-14T05:56:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/08\/14\/menjijikkan-muncul-isu-lgbt-dalam-kasus-ferdy-sambo-vs-brigadir-j-diungkap-deolipa-yumara\/"},"modified":"2022-08-14T20:11:07","modified_gmt":"2022-08-14T13:11:07","slug":"menjijikkan-muncul-isu-lgbt-dalam-kasus-ferdy-sambo-vs-brigadir-j-diungkap-deolipa-yumara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/08\/14\/menjijikkan-muncul-isu-lgbt-dalam-kasus-ferdy-sambo-vs-brigadir-j-diungkap-deolipa-yumara\/","title":{"rendered":"Menjijikkan, Muncul Isu LGBT dalam Kasus Ferdy Sambo vs Brigadir J, Diungkap Deolipa Yumara"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Kasus pembunuhan yang menewaskan <a title=\"Brigadir J\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/brigadir-j\/\">Brigadir J<\/a> hingga kini masih menjadi misteri meski nama keempat tersangka sudah terungkap.<\/p>\n<p>Tak hanya menyeret nama <a title=\"Bharada E\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/bharada-e\/\">Bharada E<\/a> yang diduga menembak Brigadir J, kasus polisi tembak polisi tersebut kini menyeret nama-nama besar perwira Polri.<\/p>\n<p>Isi terbaru mengenai motif pembunuhan Brigadir J lantaran kecemburuan yang disebabkan antar sesama pria, berikut keterangan Deolipa kuasa hukum Bharada E yang menyinggung soal <a title=\"LGBT\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/lgbt\/\">LGBT<\/a>.<\/p>\n<p>Pembicaraan tentang meninggalnya Brigadir J masih belum menemukan titik terangnya. Sejauh ini, masyarakat menunggu pihak penyidik untuk memastikan motif pembunuhan Brigadir J.<\/p>\n<p>Namun, polisi enggan memberikan informasi akurat terkait motif pembunuhan Brigadir J.<\/p>\n<p>Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) <a title=\"Mahfud MD\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/mahfud-md\/\">Mahfud MD<\/a> mengatakan, motif pembunuhan Brigadir J hanya boleh diketahui oleh orang dewasa.<\/p>\n<p>Tidak ada kepastian tentang kasus Brigadir J. sampai empat tersangka diidentifikasi, termasuk 31 personel polri.<\/p>\n<p>\u201cSoal motif biar nanti di konstruksi hukumnya karena itu sensitif mungkin hanya boleh didengar oleh orang dewasa,\u201d ujar Menko Polhukam Mahfud MD.<\/p>\n<p>Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat umum tentang penyebab pembunuhan yang dilakukan terhadap Brigadir J<\/p>\n<p>Sejauh ini tersiar kabar bahwa Irjen Ferdy Sambo memiliki hubungan khusus dengan wanita lain, yaitu seorang Polwan seperti yang dibeber oleh Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir J.<\/p>\n<p>Namun kini beredar desas-desus bahwa motif pembunuhan Brigadir J adalah kecemburuan antar laki-laki.<\/p>\n<p>Isu LGBT ini muncul dalam cuplikan wawancara mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara di <em>TV One<\/em> yang diunggah akun TikTok @holtemontea84.<\/p>\n<p>\u201cYa kita serah terima perasaan, untung saja saya sama dia (Bharada E) bukan LGBT, bukan cowok sama cowok ya kan, mangkanya saya nggak jatuh cinta sama siapa ini Bharada E,\u201d ujar <a title=\"Deolipa Yumara\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/deolipa-yumara\/\">Deolipa Yumara<\/a> kuasa hukum Bharada E.<\/p>\n<p>Alasan pernyataan publik Deolipa menarik perhatian netizen adalah karena mereka penasaran dengan motif sebenarnya di balik diskusi Brigjen J tentang masalah LGBT.<\/p>\n<p>Namun Deolipa tidak menjelaskan secara detail siapa yang dimaksud memiliki perasaan antara pria tersebut.<\/p>\n<p>Namun hingga saat ini Bareskrim Polri belum memberikan klarifikasi resmi mengenai motif yang melatarbelakangi pembunuhan Brigadir J.<\/p>\n<h4><b>Mahfud MD Sebut Kasus Menjijikan<\/b><\/h4>\n<p>Menteri Koordinasi Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjadi salah satu petinggi yang hingga kini masih terus bersuara terkait kasus kematian Brigadir J.<\/p>\n<p>Mahfud MD beberapa kali membocorkan fakta baru dari skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo.<\/p>\n<p>Mahfud MD memang tak terang-terangan menguliti kasus yang mencoreng citra kepolisian ini, namun ia sedikit memberi angin segar kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Memang kasus kematian Brigadir J ini, terus dipantau oleh masyarakat Indonesia,\u00a0 agar tak ada lagi hal yang ditutupi oleh kepolisian dan pihak yang bersangkutan.<\/p>\n<p>Saat menjadi bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier pada, Jumat (12\/8\/2022), Mahfud MD sedikit mengulik skenario mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.<\/p>\n<p>Mulanya, ia mengungkapkan dugaaan adanya \u2018jebakan psikolgi\u2019 oleh Ferdy Sambo guna mendukung skenario tembak-menembak yang sudah dirancang.<\/p>\n<p>\u201cSatu ke Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional), Hari Senin Kompolnas diundang Ferdy Sambo ke kantornya. Hanya untuk apa? Hanya untuk nangis-nangis di depan Kompolnas,\u201d ujar Mahfud dalam YouTube Deddy Corbuzier.<\/p>\n<p>Mafud mengatakan jika Ferdy Sambo sengaja melakukan hal itu, untuk upaya prakondisi yang membuat dirinya terkesan sebagai orang yang teraniaya.<\/p>\n<p>Ferdy Sambo merasa menjadi pihak yang dirugikan karena istrinya dilecehkan, menurut skenario awal.<\/p>\n<p>\u201cSaya (Ferdy Sambo) teraniaya, kalau saya sendiri ada di situ saya tembak habis dia katanya gitu,\u201d lanjut Mahfud menirukan ucapan Ferdy.<\/p>\n<p>Kemudian, dijelaskan Mahfud, Ferdy tak hanya mendatangi Kompolnas namun ada beberapa pihak lain.<\/p>\n<p>Ada beberapa anggota DPR yang juga dihubungi Ferdy Sambo, namun saat dikonfirmasi tak bisa dihubungi.<\/p>\n<p>\u201cAda juga tu anggota DPR, dia hubungin, namun pas ditelepon enggak diangkat,\u201d terang Mahfud.<\/p>\n<p>Mahfud menjelaskan jika dirinya awalnya hanya memantau semua yang terjadi, namun ia merasa banyak kejanggalan dalam kasus ini.<\/p>\n<p>\u201cNah itu kan skenario yang sudah di tuliskan ya, jadi pas saya mendengarkan cerita, saya ajak Kompolnas untuk merubah perspektif karena tidak masuk akal,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Sebagai orang yang memiliki jabatan, Mahfud juga mencoba bertanya kepada pihak lain yang sudah berkomunikasi dengan Sambo dan istrinya.<\/p>\n<p>\u201cKemudian, saya juga mencoba untuk bertanya kepada Komnas HAM, usai Sambo dan Istri diperiksa, namun belum mendapatkan jawaban yang pas,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Mahfud menyebutkan jika kasus ini termasuk kasus besar dan cukup sulit untuk diugkapkan.<\/p>\n<p>\u201cSaya udah tanya kan sama Komnas Ham, \u2018Apa yang terjadi\u2019, tapi ya mereka bilang pelecehan, karena sulit ya mereka bilang sulit memeriksa Sambo dan Istri, sulit disentuh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cSetelah dibentuk tim baru bisa disentuh, itu pun tidak langsung,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, hingga kini motif perlakuan Ferdy Sambo pun belum dijelaskan ke khalayak luas.<\/p>\n<p>\u201cJadi motifnya kan belum ada yang tau sampai sekarang, biar nanti di buka dipengadilan,\u201d ujar\u00a0 Mahfud.<\/p>\n<h4><b>Banyak Pihak yang Ingin Menutupi<\/b><\/h4>\n<p>Sebagai Menko Polhukam, Mahfud MD ternyata juga sempat dinilai terlalu ikut campur, namun ia tak peduli karena berniat ingin menunjukkan kebenaran.<\/p>\n<p>\u201cNah kemudian saya di bilang terlalu ikut campur, tidak, saya hanya mencoba untuk menunjukkan yang benar,\u201d tegas Mahfud.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Mahfud MD mendorong pihak terkait untuk melakukan beberapa cara agar kasus ini bisa selesai dengan sebenar-benarnya.<\/p>\n<p>\u201cMaka saya arahkan coba untuk autopsi ulang, \u2018Polri autopsi ulang\u2019, lalu Polri bilang tidak ada autopsi nanti saja,\u201d beber lelaki 65 tahun itu.<\/p>\n<p>Kemudian Mahfud MD langsung membenarkan ucapannya.<\/p>\n<p>\u201cBukan kata Polri lah, kata penyidik dan pendukung sambo yang dikepolisian lah,\u201d ujarnya membenarkan.<\/p>\n<p>Menurut Mahfud jika tak melakukan autopsi ulang, maka kepercayaan publik akan hilang.<\/p>\n<p>\u201cJadi saya bilang, itu jika tidak diautopsi ulang , maka kepercyaan publik akan hilang, akhirnya autopsi ulang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kemudian Deddy Corbuzier penasaran, apakah semua hal yang terjadi atas perintah Menko Polhukam?<\/p>\n<p>Dengan tegas Mahfud menyangkal.<\/p>\n<p>Menurutnya, ia hanya memberi dorongan sesuai dengan usulan publik yang dinilai masuk akal.<\/p>\n<p>\u201cBerarti ini semua atas perintah pak Mahfud? \u201c tanya Deddy Corbuzier.<\/p>\n<p>\u201cOh tidak saya hanya memberikan usulan yang juga diambil dari usulan masyarakat yang masuk akal,\u201d jawabnya.<\/p>\n<h4><b>Banyak Pihak yang Terseret Jika Kasus Ini Diungkap<\/b><\/h4>\n<p>Dijelaskan oleh Mahfud, jika masih banyak pihak yang ingin menutupi kasus ini, sebab takut namanya ikut terseret.<\/p>\n<p>\u201cKemudian masih ada saja yang menutupi, ada yang bilang hasil autopsi tidak boleh dibuka saya jawab, \u2018siapa bilang\u2019 ? Boleh saja dibuka itu ke publik, akhirnya dibuka,\u201d terangnya melanjutkan cerita.<\/p>\n<p>Deddy pun penasaran dengan nama \u2013nama yang akan ikut terseret dalam kasus ini.<\/p>\n<p>\u201cIni kalau dibuka sejujurnya, nanti akan ketahuan lagi yang lain lagi, itu gimana?\u201d tanya Deddy.<\/p>\n<p>Di jawab Mahfud, jika dalam kasus ini sudah ada 31 nama yang ikut terseret.<\/p>\n<p>Namun , Mahfud menyentil jika kasus judi, narkoba dan lainnya juga diungkap maka akan banyak lagi nama baru.<\/p>\n<p>\u201cKalau di kasus ini terorganisir ada 31 nama saja, jangan melebar kemana-mana,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>\u201cJangan melebar ke judi, narkoba dan lainnya. Kalau itu nanti ada lagi, banyak itu,\u201d sambungnya sembari tertawa.<\/p>\n<p>Ia juga menyebutkan jika dirinya sudah mengetahui fakta dari kasus ini, namun memang bukan kewenangannya untuk membongkar.<\/p>\n<p>\u201cWah kalau mas Deddy tau yang lebih dalam, sensitif itu lebih parah lagi, makanya saya bicara yang udah diketahui publik saja,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menyebutkan jika laporan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi sudah bisa dicabut.<\/p>\n<p>\u201cSebenarnya sudah cukup jelas, pelakunya bukan bharada E, dia hanya dipperintahkan oleh beberapa orang yang saat itu ada di situ, kan berarti harusnya laporan pelecehan sudah tidak ada,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>\u201cMungkin laporan pelecehan akan dicabut, di SP 3, kan yang dituduh juga udah ditembak mati,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>\u201cLaporan pemeriksaan itu yang mengerikan campur menjijikkan jugalah,\u201d tandasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus pembunuhan yang menewaskan Brigadir J hingga kini masih menjadi misteri meski nama keempat tersangka sudah terungkap.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":78869,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[68,243,1420,55259,57431,70377],"series":[],"class_list":["post-78868","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-headline","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-ferdy-sambo","tag-bharada-e","tag-deolipa-yumara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/78868","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=78868"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/78868\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/78869"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=78868"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=78868"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=78868"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=78868"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}