{"id":82877,"date":"2022-08-20T11:59:00","date_gmt":"2022-08-20T04:59:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/08\/20\/hermawan-penasihat-kapolri-susun-skenario-tembak-menembak-dan-pelecehan-sksual-bersama-ferdy-sambo\/"},"modified":"2022-08-20T12:36:10","modified_gmt":"2022-08-20T05:36:10","slug":"hermawan-penasihat-kapolri-susun-skenario-tembak-menembak-dan-pelecehan-sksual-bersama-ferdy-sambo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/08\/20\/hermawan-penasihat-kapolri-susun-skenario-tembak-menembak-dan-pelecehan-sksual-bersama-ferdy-sambo\/","title":{"rendered":"Hermawan: Fahmi Alamsyah Susun Skenario Tembak Menembak dan Pelecehan Seksual Bersama Ferdy Sambo"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDA ACEH<\/b> &#8211; Bekas staf dan Penasihat Ahli Kapolri, <a title=\"Fahmi Alamsyah\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/fahmi-alamsyah\/\">Fahmi Alamsyah<\/a> disebut sebagai pihak yang menyusun skenario polisi tembak polisi dan pelecehan seksual bersama <a title=\"Ferdy Sambo\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/ferdy-sambo\/\">Ferdy Sambo<\/a> di dalam kasus pembunuhan Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat atau <a title=\"Brigadir J\" href=\"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/tag\/brigadir-j\/\">Brigadir J<\/a>.<\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Univesitas Bhayangkara Hermawan Sulistyo pada tayangan program Kompas Petang yang dikutip <em>HARIANACEH.co.id<\/em> dari Youtube <em>Kompas TV<\/em>, Jumat (19\/8\/2022) kemarin.<\/p>\n<p>\u201cKami cuma tahu bahwa dia ini operator yang menyusun skenario-skenario setelah penembakan, lalu dia menyusun bersama Sambo bahwa ini tembak menembak,\u201d ujar Hermawan Sulistyo.<\/p>\n<p>\u201cDia menyusun skenario pelecehan seksual dan publik percaya itu yang menjadi masalah.\u201d<\/p>\n<p>Atas dasar itu, ungkap Hermawan Sulistyo, Fahmi Alamsyah ditekan untuk mundur dari jabatan staf dan Penasihat Ahli Kapolri.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Hermawan Sulistyo juga mengungkapkan bahwa Fahmi Alamsyah adalah pihak yang membagi-bagikan uang dalam pusaran kasus Ferdy Sambo.<\/p>\n<p>\u201cDia bukan kecipratan, dia yang membagi, gimana? Wong dia pelaku kok,\u201d ucap Hermawan Sulistyo.<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Hermawan Sulistyo menyampaikan, Fahmi Alamsyah dalam eksistensi bukan hanya dikenal sebagai staf dan Penasihat Ahli Kapolri.<\/p>\n<p>Lebih dari itu, kata Hermawan Sulistyo, Fahmi Alamsyah bahkan dikenal kerap membagi-bagi duit.<\/p>\n<p>\u201cKalau yang khusus tadi ke penasihat itu, ada satu penasihat yang bukan hanya kecipratan, tapi dia membagi-bagi duit, gitu,\u201d ungkap Hermawan Sulistyo.<\/p>\n<p>\u201cItu di kalangan teman-teman di luar itu, itu Fahmi Alamsyah itu.\u201d<\/p>\n<p>Dikonfirmasi, apakah uang yang dibagi-bagikan Fahmi Alamsyah berasal dari Irjen Ferdy Sambo.<\/p>\n<p>Hermawan Sulistyo mengaku tidak tahu dari mana asal usul uang yang dibagikan oleh Fahmi Alamsyah ke sejumlah pihak.<\/p>\n<p>\u201cYa enggak tahu saya, bukan penyidik,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Tapi yang jelas, sambung Hermawan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin siapa saja penerima aliran dana yang dibagikan Fahmi Alamsyah dibuka seterang-terangnya.<\/p>\n<p>\u201cKapolri bilang, dibuka saja kalau saya terima duit, jumlahnya berapa, kapan? Buka-bukaan saja.\u201d<\/p>\n<p>Sementara itu seperti dijelaskan KOMPAS.TV dalam beritanya, pihaknya sudah mencoba mengonfirmasi hal ini langsung ke Fahmi Alamsyah. Namun, hingga artikel ini ditayangkan, pesan <em>WhatsApp<\/em> yang dikirimkan kepadanya belum mendapatkan respon.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bekas staf dan Penasihat Ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah disebut sebagai pihak yang menyusun skenario polisi tembak polisi dan pelecehan seksual bersama Ferdy Sambo di dalam kasus pembunuhan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":82878,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[55820,72787,74252,76620,243,1420,55259],"series":[],"class_list":["post-82877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-brigadir-j","tag-kasus-pembunuhan-berencana","tag-fahmi-alamsyah","tag-brigadir-nopriansyah-yosua-hutabarat","tag-hukum","tag-peristiwa","tag-ferdy-sambo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/82877","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=82877"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/82877\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/82878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=82877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=82877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=82877"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=82877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}