{"id":88368,"date":"2022-08-30T06:00:33","date_gmt":"2022-08-29T23:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/08\/30\/pengabdi-setan-2-tertatih-tatih-kejar-dilan-1990-akankah-tengah-pekan-ini-terlampaui\/"},"modified":"2022-08-30T06:31:50","modified_gmt":"2022-08-29T23:31:50","slug":"pengabdi-setan-2-tertatih-tatih-kejar-dilan-1990-akankah-tengah-pekan-ini-terlampaui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/08\/30\/pengabdi-setan-2-tertatih-tatih-kejar-dilan-1990-akankah-tengah-pekan-ini-terlampaui\/","title":{"rendered":"Pengabdi Setan 2 Tertatih-tatih Kejar Dilan 1990, Akankah Tengah Pekan Ini Terlampaui?"},"content":{"rendered":"<p><\/p>\n<p><strong>BANDA ACEH<\/strong>\u00a0&#8211;\u00a0Laju film Pengabdi Setan 2: Communion kian melambat. Pekan lalu, melansir aplikasi Cinepoint, film besutan Joko Anwar hanya mendapat tambahan 378.349 penonton. Terendah sejak edar pertama 4 Agustus 2022.<\/p>\n<p>Pengabdi Setan 2 hingga hari ke-25 penayangan telah disaksikan 6.220.491 pasang mata dan masih akan terus bertambah sampai turun layar. Capaian tersebut menempatkan Pengabdi di peringkat 9 film terlaris di Indonesia sepanjang masa.<\/p>\n<p>Pengabdi memiliki kesempatan melampaui jumlah tiket terjual film Captain Marvel (6.298.000) dan Dilan 1990 (6.315.664) yang menempati peringkat ke-8 dan 7 film terlaris di Indonesia sepanjang masa.<\/p>\n<p>&#8220;Pengabdi Setan 2 dimaksudkan untuk ditonton dengan sukacita di bioskop. Untuk teriak dan tertawa bareng-bareng. Segerakan ke bioskop hari ini ya, teman-teman. Sebelum nggak bisa ditonton di bioskop lagi. Terima kasih banyak, ya,&#8221; Joko Anwar mengajak warga Twitter untuk segera nonton Pengabdi.<\/p>\n<p>Dengan rata-rata sekitar 50 ribu penonton perhari, Pengabdi diperkirakan melewati Dilan 1990 sebelum film Mumun menebar kengerian di bioskop mulai 1 September 2022. Target paling realistis berikutnya adalah Doctor Strange in the Multiverse of Madness.<\/p>\n<p>Film rilisan 2022 itu menyerap 6.488.194 pasang mata untuk menjadi yang terlaris nomor 6 sepanjang masa. Walau sangat sulit mengejar KKN Di Desa Penari, banyak yang mengaku puas dengan film yang dibintangi Fachry Albar, Ratu Felisha, dan Tara Basro.<\/p>\n<p>&#8220;Deg degan nih mau ngejar dilan 1990&#8230; Ayoo dikit lagi Dilan 1990 terlewati,&#8221; netizen berkicau di Twitter.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan PS2 ini gue sadar kalo film terbaik itu bukan dari jumlah yg nonton. Ini horor terbaik, kengerian yg dibangun dibumbui komedi yg tipis tapi kok lucu bgt,&#8221; cuit netizen lain.\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 14px; color: #999999;\"><em><b>Sumber:<\/b> <a target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" style=\"color: #999999;\" href=\"https:\/\/www.tabloidbintang.com\/film-tv-musik\/kabar\/read\/177340\/pengabdi-setan-2-tertatih-tatih-kejar-dilan-1990-akankah-tengah-pekan-ini-terlampaui\">Tabloidbintang <\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH\u00a0&#8211;\u00a0Laju film Pengabdi Setan 2: Communion kian melambat. Pekan lalu, melansir aplikasi Cinepoint, film besutan Joko Anwar hanya mendapat tambahan 378.349 penonton. Terendah sejak edar pertama 4 Agustus 2022. Pengabdi Setan 2 hingga hari ke-25 penayangan telah disaksikan 6.220.491 pasang mata dan masih akan terus bertambah sampai turun layar. Capaian tersebut menempatkan Pengabdi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":88369,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[67],"tags":[26866],"series":[],"class_list":["post-88368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hiburan","tag-film"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/88368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=88368"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/88368\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/88369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=88368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=88368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=88368"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=88368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}