{"id":93509,"date":"2022-09-06T01:06:00","date_gmt":"2022-09-05T18:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/09\/06\/reaksi-lempeng-megawati-soal-bbm-disorot-ke-mana-taji-partai-wong-cilik\/"},"modified":"2022-09-06T03:33:19","modified_gmt":"2022-09-05T20:33:19","slug":"reaksi-lempeng-megawati-soal-bbm-disorot-ke-mana-taji-partai-wong-cilik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/09\/06\/reaksi-lempeng-megawati-soal-bbm-disorot-ke-mana-taji-partai-wong-cilik\/","title":{"rendered":"Reaksi Lempeng Megawati Soal BBM Disorot, Ke Mana Taji Partai Wong Cilik?"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211;\u00a0<\/b> Ketua Umum PDIP Megawati Soerkarnoputri terlihat membiarkan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa ada respons khusus.<\/p>\n<p>Sikapnya ini tentu berbeda jauh saat rezim Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan hal serupa.<\/p>\n<p>Menurut pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga, Megawati, Puan Maharani, dan petinggi PDIP bahkan sempat mencucurkan air mata pada zaman SBY.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka terkesan teramat sedih karena kenaikan harga BBM akan membuat wong cilik semakin terpuruk,&#8221; ujar Jamiluddin kepada GenPI.co, Senin (5\/9)<\/p>\n<p>PDIP juga turun ke jalan menyuarakan penolakan kenaikan BBM. Mereka seolah terdepan membela wong cilik.<\/p>\n<p>&#8220;Argumen pembelaan wong cilik sudah tidak mengemuka saat Jokowi menaikkan harga BBM,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Kini menuut Jamiluddin, Megawati, Puan, Sekjen PDIP, dan petingginya sudah tidak galak dan seolah pasrah atas keputusan pemerintah.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Sudah tidak ada tangis dan demo ke jalan dari PDIP. Mereka ibarat paduan suara, sudah tak terdengar suara lantangnya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu menyimpulkan kepentingan politik kiranya yang membuat perbedaan sikap elite PDIP tersebut.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Saat mereka menjadi oposisi, mereka terkesan partai yang paling lantang membela wong cilik,&#8221; tambahnya.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, setelah mereka menjadi bagian dari kekuasaan, persoalan wong cilik sudah jarang didengungkan.<\/p>\n<p>&#8220;Semua itu tentunya menjadi pelajaran bagi masyarakat dalam menilai partai politik,&#8221; tuturnya.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Dia berharap, masyarakat bisa mengetahui kelayakan PDIP sebagai partai wong cilik atau tidak. Penilaian masyarakat itu akan terlihat pada Pemilu 2024. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Ketua Umum PDIP Megawati Soerkarnoputri terlihat membiarkan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa ada respons khusus. Sikapnya ini tentu berbeda jauh saat rezim Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan hal serupa. Menurut pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga, Megawati, Puan Maharani, dan petinggi PDIP bahkan sempat mencucurkan air [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":93510,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[952,1934,3153,34847,44506,84195],"series":[],"class_list":["post-93509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-bbm","tag-kenaikan-harga-bbm","tag-megawati-soekarnoputri","tag-ketua-umum-pdip","tag-partai-wong-cilik","tag-reaksi-megawati-soekarnoputri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/93509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=93509"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/93509\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/93510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=93509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=93509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=93509"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=93509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}