{"id":99165,"date":"2022-09-14T07:45:00","date_gmt":"2022-09-14T00:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/09\/14\/bjorka-diyakini-berasal-dari-indonesia-dari-caranya-ngomong-inggris-begini-analisanya\/"},"modified":"2022-09-14T07:55:17","modified_gmt":"2022-09-14T00:55:17","slug":"bjorka-diyakini-berasal-dari-indonesia-dari-caranya-ngomong-inggris-begini-analisanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/09\/14\/bjorka-diyakini-berasal-dari-indonesia-dari-caranya-ngomong-inggris-begini-analisanya\/","title":{"rendered":"Bjorka Diyakini Berasal dari Indonesia dari Caranya Ngomong Inggris, Begini Analisanya&#8230;"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b>Dalam beberapa hari terakhir, nama Bjorka menyedot perhatian di sosial media bahkan sampai mendapat atensi khusus dari pemerintah.<\/p>\n<p>Bjorka merupakan hacker yang di awal kemunculannya membuat heboh dengan menjual data pribadi di forum Breach.to.<\/p>\n<p>Hanya saja, pola tindakan Bjorka itu berubah menjadi membocorkan data pribadi petinggi-petinggi negara bahkan memaparkan skenario pembunuhan Munir.<\/p>\n<p>Sang hacker mengaku aksinya membuat gaduh adalah untuk membalas jasa mendiang orang yang pernah mengurusnya sedari kecil. Orang tersebut ingin Indonesia maju tapi mendapat berbagai hambatan.<\/p>\n<p>Bjorka awalnya menggarisbawahi inkompetensi pemerintah dalam menjaga keamanan data warga. Kemudian dia berubah seperti menjadi sosok anti-hero dengan mengungkap nama-nama yang sering dibicarakan.<\/p>\n<p>Banyaknya orang yang meragukan motif sang hacker diikuti juga dengan kecurigaan terhadap sosok sang hacker. Tidak sedikit orang yang meyakini bahwa dia berasal dari Indonesia.<\/p>\n<p>Asumsi itu muncul karena Bjorka diyakini paham betul mengenai keadaan politik Indonesia. Terlebih nama-nama orang yang data pribadinya dibocorkan bukanlah nama yang mudah dikenal di luar negeri.<\/p>\n<p>Kecurigaan atas sosok Bjorka diangkat oleh pengguna Twitter bernama Angelina Dea dalam akunnya @angelinadeaid.<\/p>\n<p>Alih-alih menyoroti motif sang hacker, Angelina lebih berfokus pada penggunaan bahasa Inggris Bjorka. Berikut beberapa kejanggalan yang dikumpulkan oleh Anglelina.<\/p>\n<p>1. Penggunaan Kata <i>Because<\/i> di akhir kalimat<\/p>\n<p>Bjorka pernah menuliskan kalimat dengan diawali kata <i>because since<\/i>. Menurut Angelina, <i>because <\/i>tidak boleh digunakan sebagai awal kalimat dalam Bahasa Inggris.<\/p>\n<p>Penggunaan because atau karena di awal kalimat menunjukkan kebiasaan orang Indonesia seperti dalam pengucapan \u2018karena&#8230;..\u2019 dan \u2018karena pada saat itu&#8230;\u2019.<\/p>\n<p>2. Penggunaan <i>Founding<\/i><\/p>\n<p>Ketika memaparkan skenario pembunuhan Munir, Bjorka menuliskan kalimat <i>Founding Big Fish<\/i>.<\/p>\n<p>Penggunaan kata <i>found <\/i>memberi dua kemungkinan yaitu kesalahan mengetik atau sang hacker memahami Bahasa Indonesia sehingga menerjemahkan kata menemukan dengan <i>founding.<\/i><\/p>\n<p>Padahal kalau menggunakan alat penerjemah, kata yang akan muncul adalah <i>finding <\/i>atau <i>found<\/i>.<\/p>\n<p>3. Penggunaan <i>Tenses<\/i> yang Tidak Konsisten<\/p>\n<p>Bjorka menceritakan bahwa dia dirawat oleh seorang berusia tua dari Indonesia dalam salah satu pernyataannya.<\/p>\n<p>Dalam narasinya itu, dia menuliskan <i>has taken care dan wants to go back<\/i>. Penggunaan <i>has dan wants<\/i> di sini secara tenses tidak konsisten.<\/p>\n<p>Padahal dia sempat menulis <i>\u201clast year he just passed away\u201d.<\/i> Kalimat ini secara <i>tenses<\/i> benar. Ketidakonsistenan dalam memakai tenses menurut Angelina merupakan kesalahan umum yang dilakukan orang Indonesia.<\/p>\n<p>4. Penggunaan a dalam <i>Make a Noise<\/i><\/p>\n<p>Bjorka sempat mencuit<i> \u201clet\u2019s make a noise again today\u201d. <\/i>Angelina mengatakan bahwa <i>noise<\/i> atau suara bagi orang Indonesia merupakan kata kerja yang bisa dihitung.<\/p>\n<p>Sementara itu, dalam Bahasa Inggris, suara merupakan kata kerja yang tidak bisa dihitung sehingga seharusnya kalimat itu adalah <i>\u201clet\u2019s make some noise\u201d.<\/i><\/p>\n<p>5. Penggunaan Kalimat Penegasan<\/p>\n<p>Kalimat penegasan hanya berlaku dalam Bahasa Indonesia. Dalam Bahasa Inggris, penegasan tidak diperlukan karena artinya sudah terbentuk lewat penggunaan tenses di kalimat sebelumnya.<\/p>\n<p>Bjorka pernah menuliskan, <i>\u201cEven though he is a smart old man\u201d<\/i> di akhir pernyataannya. Menurut Angelina, kalimat itu hanya dipakai di Bahasa Indonesia untuk membuat struktur kalimat utuh.<\/p>\n<p>5. Penggunaan Idiom<i> Have Breathed Free Air<\/i><\/p>\n<p>Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris mempunyai idiom berbeda untuk menunjukkan arti yang sama. Bjorka melakukan hal yang mencurigakan dengan menuliskan <i>\u201chave breathed free air\u201d.<\/i><\/p>\n<p><i>Have breathed fresh air<\/i> apabila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia berarti menghirup udara bebas. Idiom itu sendiri tidak ada dalam Bahasa Inggris.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;Dalam beberapa hari terakhir, nama Bjorka menyedot perhatian di sosial media bahkan sampai mendapat atensi khusus dari pemerintah. Bjorka merupakan hacker yang di awal kemunculannya membuat heboh dengan menjual data pribadi di forum Breach.to. Hanya saja, pola tindakan Bjorka itu berubah menjadi membocorkan data pribadi petinggi-petinggi negara bahkan memaparkan skenario pembunuhan Munir. Sang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":99166,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","_seopress_robots_follow":"","_seopress_robots_imageindex":"","_seopress_robots_snippet":"","_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_robots_breadcrumbs":"","_seopress_robots_freeze_modified_date":"","_seopress_robots_custom_modified_date":"","_seopress_robots_canonical":"","_seopress_social_fb_title":"","_seopress_social_fb_desc":"","_seopress_social_fb_img":"","_seopress_social_fb_img_attachment_id":0,"_seopress_social_fb_img_width":0,"_seopress_social_fb_img_height":0,"_seopress_social_twitter_title":"","_seopress_social_twitter_desc":"","_seopress_social_twitter_img":"","_seopress_social_twitter_img_attachment_id":0,"_seopress_social_twitter_img_width":0,"_seopress_social_twitter_img_height":0,"_seopress_redirections_value":"","_seopress_redirections_enabled":"","_seopress_redirections_enabled_regex":"","_seopress_redirections_logged_status":"","_seopress_redirections_param":"","_seopress_redirections_type":0,"_seopress_analysis_target_kw":"","_seopress_news_disabled":"","_seopress_video_disabled":"","_seopress_video":[],"_seopress_pro_schemas_manual":[],"_seopress_pro_rich_snippets_disable_all":"","_seopress_pro_rich_snippets_disable":[],"_seopress_pro_schemas":[],"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[242,243,1420],"series":[],"class_list":["post-99165","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-politik","tag-hukum","tag-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/99165","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=99165"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/99165\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/99166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=99165"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=99165"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=99165"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=99165"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}