{"id":99869,"date":"2022-09-14T22:18:00","date_gmt":"2022-09-14T15:18:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/09\/14\/teori-komik-gump-n-hell-ungkap-identitas-bjorka-agen-bin-untuk-memecah-konsentrasi-rakyat\/"},"modified":"2022-09-15T01:30:08","modified_gmt":"2022-09-14T18:30:08","slug":"teori-komik-gump-n-hell-ungkap-identitas-bjorka-agen-bin-untuk-memecah-konsentrasi-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/09\/14\/teori-komik-gump-n-hell-ungkap-identitas-bjorka-agen-bin-untuk-memecah-konsentrasi-rakyat\/","title":{"rendered":"Teori Komik Gump n Hell Ungkap Identitas Bjorka, Agen BIN untuk Memecah Konsentrasi Rakyat?"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b>\u00a0 Kekinian, jagat dunia maya Indonesia sedang dihebohkan dengan kemunculan hacker Bjorka.<\/p>\n<p>Melalui akun Twitter dan juga Telegram-nya, Bjorka membocorkan data pribadi milik tokoh-tokoh besar di Indonesia. Mulai dari Johnny G. Plate, Anies Baswedan, Mochammad Iriawan, Muhaimin Iskandar, Puan Maharani hingga Mahfud MD.<\/p>\n<p>Bukan itu saja, hacker yang mengaku berasal dari Polandia ini juga turut membongkar kasus Munir.<\/p>\n<p>Ramainya permasalahan soal Bjorka, membuat komikus Gump n Hell, Errik Irawan ikut andil dalam permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>Ia membuat sebuah panel halaman komik yang menyinggung soal kasus Bjorka.<\/p>\n<p>Pembuatan sejumlah panel halaman komik tersebut merupakan bentuk kritik dari komikus Errik Irawan terkait banyaknya dugaan terkait motif Bjorka.<\/p>\n<p>Karena hingga sekarang ini, publik masih bertanya-tanya mengenai motif dari kemunculan Bjorka.<\/p>\n<p>Dari yang awalnya memiliki motif seperti hacker pada umumnya, yaitu karena uang. Sekarang ini, publik dibuat bertanya-tanya soal motif Bjorka yang tampaknya memiliki kepentingan lain.<\/p>\n<p>Panel halaman komik mengenai siapa Bjorka yang sebenarnya dapat dilihat melalui unggahan di akun Instagram Komik Gump n Hell @gumpnhell.<\/p>\n<p><i>&#8220;Info orang dalem,&#8221;<\/i> tulis @gumpnhell pada Selasa (13\/09\/22).<\/p>\n<p>Pada panel pertama, terlihat karakter yang dibuat oleh komikus Errik sedang membeberkan soal identitas Bjorka yang sebenarnya.<\/p>\n<p><i>&#8220;Bjorka sebenernya Agen BIN yang ditugaskan di Suriname,&#8221;<\/i> kata salah satu karakter dalam panel.<\/p>\n<p><i>&#8220;Tugas utamanya sebenernya memantau gerakan separatis Jawa Merdeka yang bercita-cita membentuk imperium Jawa sejagat,&#8221;<\/i> lanjut karakter tersebut.<\/p>\n<p>Pada panel kedua, terlihat latar belakang dari karakter tersebut adalah gambar yang memperlihatkan seperti kondisi sebuah demonstransi. Tampak tulisan &#8220;Front Blankon&#8221;, &#8220;Jawa Cahaya Dunia&#8221;.<\/p>\n<p>Setelahnya, pada panel ketiga, karakter tersebut menyebut bahwa Bjorka memiliki tugas khusus untuk memecah konsentrasi rakyat dari beberapa isu.<\/p>\n<p><i>&#8220;Namun sekarang dapat tugas khusus memecah konsentrasi rakyat dari isu kenaikan BBM dan harga-harga serta kasus-kasus hukum,&#8221;<\/i> ujarnya.<\/p>\n<p>Pada panel keempat, komikus tersebut menggambarkan karakternya memakai jaket dengan tulisan &#8220;hacker&#8221; di bagian belakang.<\/p>\n<p>Karakter tersebut lantas membocorkan cara Bjorka dalam membocorkan data-data pribadi targetnya yang ternyata telah disuplai dari BIN dengan bantuan Interkam dan Mossad.<\/p>\n<p><i>&#8220;Caranya dengan membocorkan data-data pribadi yang sebenernya disuplai dari BIN yang dibantu interkam dan mossad. Tentu datanya sudah dipilah yang gak berisiko tinggi. Misal data 9 naga nggak ada kan?&#8221; <\/i>katanya.<\/p>\n<p>Dalam panel komik tersebut juga dijelaskan bahwa akibat dari bocornya data pribadi milik bebarapa tokoh membuat engagement dari isu tersebut akan tinggi.<\/p>\n<p><i>&#8220;Tokoh-tokoh dan lembaga negara ikut disinggung dan merespons sehingga engagement isu ini akan tinggi. Ini plot operasi intelijen tingkat tinggi,&#8221;<\/i> lanjut si karakter.<\/p>\n<p>Di bagian panel terakhir, Errik membuat karakter seorang badut yang sedang membawa toa.<\/p>\n<p><i>&#8220;Nggak semua pejabat tahu agar responsnya natural. Makanya si badut Gerard gak dipecat presiden. Kebegoannya natural dan itu sangat membantu,<\/i>&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Unggahan ini pun lantas menuai beragam komentar dari publik. Warganet menyebut teori yang dibuat oleh Errik begitu masuk akal.<\/p>\n<p><i>&#8220;Itu siapa? Anya Porger?&#8221;<\/i> kata warganet.<\/p>\n<p><i>&#8220;Nggak tahu yang bagian yang lainnya kurang update. Tapi amat sangat setuju sama slide terakhir. Begonya itu natural banget,&#8221;<\/i> imbuh warganet lain.<\/p>\n<p><i>&#8220;Nah ini make sense,&#8221;<\/i> ujar warganet lain.<\/p>\n<p><i>&#8220;Jika ini cuma teori, mudah-mudahan teori itu nggak bener dan beneran murni penyerangan,&#8221;<\/i> tambah warganet lainnya lagi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211;\u00a0 Kekinian, jagat dunia maya Indonesia sedang dihebohkan dengan kemunculan hacker Bjorka. Melalui akun Twitter dan juga Telegram-nya, Bjorka membocorkan data pribadi milik tokoh-tokoh besar di Indonesia. Mulai dari Johnny G. Plate, Anies Baswedan, Mochammad Iriawan, Muhaimin Iskandar, Puan Maharani hingga Mahfud MD. Bukan itu saja, hacker yang mengaku berasal dari Polandia ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":99870,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[243,242],"series":[],"class_list":["post-99869","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-hukum","tag-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/99869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=99869"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/99869\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/99870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=99869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=99869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=99869"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=99869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}