{"id":99944,"date":"2022-09-14T20:44:00","date_gmt":"2022-09-14T13:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/harianaceh.co.id\/2022\/09\/14\/eko-kuntadhi-ngaku-bercanda-soal-video-ustazah-tolol\/"},"modified":"2022-09-15T04:27:34","modified_gmt":"2022-09-14T21:27:34","slug":"eko-kuntadhi-ngaku-bercanda-soal-video-ustazah-tolol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/2022\/09\/14\/eko-kuntadhi-ngaku-bercanda-soal-video-ustazah-tolol\/","title":{"rendered":"Eko Kuntadhi Ngaku Bercanda soal Video &#039;Ustazah Tolol&#039;"},"content":{"rendered":"<p><b><\/b><\/p>\n<p><b>BANDA ACEH &#8211;<\/b> Eko Kuntadhi mendapat kecaman keras usai cuitannya dalam unggahan video yang dianggap menghina ustazah Ponpes Lirboyo Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz.<\/p>\n<p>Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak, Eko Kuntadhi mengaku bercanda soal cuitan dalam unggahan video di media sosial Twitter tersebut.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan soal maksud cuitannya tersebut. \u201cSaya sedikit komentar soal konten. Nadanya juga nggak terlalu serius. \u2018Yang lelaki dapat bidadari. Perempuan mungkin dapat Tupperware\u2019,\u201d kata Eko, Rabu (14\/9\/2022).<\/p>\n<p>Eko Kuntadhi mencuit serta mengunggah video Ning Imaz yang bicara soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Dalam video yang diunggah Eko Kuntadhi dituliskan kalimat<\/p>\n<p>\u2018Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan\u2019.<\/p>\n<p>Di bawah cuitan tersebut, Eko kemudian menambahkan \u2018ternyata perkiraan gue bener. Lelaki dapat bidadari. Perempuan dapatnya Tupperware\u2019.<\/p>\n<p>Dia mengaku bercanda soal \u2018perempuan dapat Tupperware\u2019.<\/p>\n<p>\u201cDalam isi konten Ning Imas, memang dijelaskan bahwa perempuan akan diberi perhiasan atau sesuatu yang dia suka. Jadi saya sedikit bercanda dengan menulis Tupperware itu,\u201d ungkap Eko.<\/p>\n<p>Ia mengaku hanya mengunggah ulang video tersebut. Video tersebut ia dapat dari orang lain.<\/p>\n<p>\u201cYang pertama, saya memang tidak tahu. Yang kedua, ketika saya melihat videonya, saya memang tidak memperhatikan caption-nya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSaya perhatikan kontennya. Yang masalah itu caption depannya, saya dapat dari Twitter atau WA, saya lupa,\u201d ujar Eko Kuntadhi.<\/p>\n<p>Eko telah menghapus cuitannya tersebut. Dia juga telah berkomunikasi langsung dengan Gus Rifqil Moeslim dan meminta maaf.<\/p>\n<p>\u201cJadi saya twit malam, saya tidur. Pagi-pagi ada yang telepon. Langsung saya take down. Tapi sudah kesebar ke mana-mana. Saya sudah minta maaf ke Gus Rifqil Moeslim, suami Ning Imaz,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, Eko juga akan berkunjung ke Lirboyo untuk memberi penjelasan terkait hal ini. \u201cBesok saya langsung silaturahmi ke Lirboyo,\u201d kata Eko.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH &#8211; Eko Kuntadhi mendapat kecaman keras usai cuitannya dalam unggahan video yang dianggap menghina ustazah Ponpes Lirboyo Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz. Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak, Eko Kuntadhi mengaku bercanda soal cuitan dalam unggahan video di media sosial Twitter tersebut. Dia menjelaskan soal maksud cuitannya tersebut. \u201cSaya sedikit komentar soal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":99945,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_disable_autopaging":false},"categories":[34],"tags":[],"series":[],"class_list":["post-99944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/99944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/comments?post=99944"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/posts\/99944\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media\/99945"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/media?parent=99944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/categories?post=99944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/tags?post=99944"},{"taxonomy":"series","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.harianaceh.co.id\/aplikasi-api\/wp\/v2\/series?post=99944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}