UPDATE

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Didesak Mundur Buntut Bencana Sumatera, Menteri LH Respons Begini

BANDA ACEH -Desakan publik di media sosial agar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli, dan Menteri ESDM Bahlil direshuffle terkait banjir bandang di Sumatera makin santer.

Menanggapi hal itu, Hanif menegaskan, pihaknya tetap akan bekerja sepenuh tenaga untuk menangani bencana.

Ia menekankan, akar masalah banjir bukanlah persoalan yang muncul tiba-tiba, melainkan dampak dari kondisi jangka panjang yang membutuhkan perhatian serius.

“Ya, saya akan sepenuh tenaga untuk melaksanakan ini. Tentu sekali lagi, kami mohon izin dukungan kita semua,” kata Hanif kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025.

Berita Lainnya:
BNPB: 174 Orang Meninggal Akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar

Lagipula, kata Hanif, persoalan kerusakan hutan tidak serta merta terjadi karena kebijakan yang baru dilakukan saat dirinya menjabat. 

“Karena ini kan permasalahan jangka lama ya, tidak jadi di saat ini saja. Jadi mungkin terjadi beberapa (tahun lalu), tapi kita enggak mau menyalahkan ya,” ujar Hanif.

Ia menegaskan bahwa salah satu penyebab utama bencana adalah kapasitas lanskap yang kurang memadai. Menurutnya, penanganan serius dan peningkatan kapasitas landscape menjadi kunci agar risiko banjir serupa bisa diminimalkan di masa depan.

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Berita Lainnya:
Boomerang Tarif Pukul Konsumen: Natal 2025 Mungkin Jadi yang "Termahal sepanjang Masa"

“Pokoknya yang penting landscape-nya kurang, sehingga kita perlu meningkatkan kapasitas landscape,” tandasnya.

Sebelumnya, ramai di media sosial pascabanjir bandang melanda Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut), para menteri terkait didesak untuk mundur dari jabatannya. 

Pasalnya, mereka dianggap gagal menjaga hutan Indonesia karena ditemukan tumpukan ribuan kayu gelondongan terseret banjir. Kayu-kayu gelondongan itu diduga kuat akibat pembalakan liar di hulu hutan Sumatera.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.