Gibran Kelaparan, Prabowo Akui Malu: Orang Indonesia Harus Mampu Membeli Bahan Pangan

BANDA ACEH - Presiden RI terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto pernah berkampanye  untuk dapat mengamankan kekayaan bangsa Indonesia, dan menghilangkan kelaparan di Indonesia.

Read more

Dalam pidatonya, Prabowo berkomitmen untuk memberantas kelaparan, melalui program makan siang gratis

Read more

Demikian disampaikan Prabowo saat berpidato di acara Workshop dan Rapat Koordinasi Nasional Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Rangka Mewujudkan Kemenangan PAN Pilkada 2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis malam (9/5).

Read more

"Tidak boleh ada orang Indonesia yang lapar, tidak boleh ada anak-anak Indonesia yang nangis karena tidak makan, tidak boleh. Saya yakin saudara tidak terima," kata Prabowo.

Read more

Prabowo mengaku malu apabila ada orang Indonesia yang kelaparan karena tidak mampu membeli bahan pangan.

Read more

"Saya malu, saya dikasih pangkat Jenderal oleh rakyat, saya dipilih oleh rakyat. Siang dan malam saya berpikir, bagaimana rakyat Indonesia tidak ada yang lapar," pungkas Prabowo.

Read more

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah bernama Gibran mendadak viral di media sosial karena menangis kelaparan.

Read more

Gibran menangis kencang meminta makan kepada ibunya.

Read more

Namun sang ibu yang kesal dengan jeritan Gibran, justru menyiram Gibran dengan air mineral.

Read more

Potret anak kelaparan di wilayah penyangga ibukota ini menjadi sorotan netizen dan videonya viral di akun TikTok.

Read more

Namun, sayangnya, pengunggah video yakni @ahmadsaugi31 justru terancam dipidana.

Read more

Dia dilaporkan oleh kepala desa karena unggahan video tersebut.

Read more

Alhasil, pemilik akun meminta maaf.

Read more

“Dalam hal ini menyatakan bahwa penyebaran video tersebut telah melanggar hukum, ketentuan dan peraturan yang berlaku," ujar Ahmad dalam video klarifikasinya.

Read more

Dia menyebut video yang dia unggah itu tidak berizin dari pihak keluarga dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pemerintah setempat.

Read more

"Tidak konfirmasi dengan lingkungan, tetangga, RT, RW, Pemdes, Kecamatan dan sebagainya. Tidak melindungi hak keluarga, tidak sesuai dengan data dan fakta yang sebenarnya," ujarnya. ***

Read more

Did you like this story?

Please share by clicking this button!

Visit our site and see all other available articles!

Harian Aceh Indonesia