Menguak Kisah Maeno, Imam Masjid Nagoya yang Awalnya Benci Islam

Read more

- Hidayah bisa datang pada siapa saja yang dikehendaki Allah. Seperti yang dialami oleh seorang pria asal Jepang, bernama Maeno. Padahal tadinya ia selalu berpikir negatif tentang Islam, namun siapa sangka, kebencian itu justru membuatnya menjadi seorang mualaf. Kok bisa? Berikut kisahnya.

Read more

Awal ketertarikan Maeno terjadi pada usianya 18 tahun. Namun sebelumnya, ia memiliki pemikiran yang negatif terhadap agama Islam.

Read more

Dikutip dari chanel YouTube Towards Eternity, pemikiran itu dia dapatkan dari pandangan orang-orang di Jepang, kebanyakan dari mereka menilai bahwa Islam buruk dan sangat negatif.

Read more

Banyak dari mereka yang memandang bahwa Islam adalah agama fanatik, mengerikan dan tidak layak untuk diperhatikan.

Read more

Maeno mengakui bahwa dia merupakan salah satu orang yang terpengaruh dengan hal tersebut.

Read more

Namun semua itu berubah ketika usianya beranjak dewasa. Kejadian bermula saat usia Maeno 17 tahun, dia menjadi salah satu peserta pertukaran pelajar ke Melbourne, Australia.

Read more

Disana ia tinggal bersama keluarga muslim untuk pertama kalinya. Mereka memperlakukan Maeno dengan sangat santun, baik, dan murah hati.

Read more

Dari situlah perlahan pola pikirnya berubah, ia menilai bahwa mereka orang-orang Islam yang sesungguhnya memiliki perilaku yang sangat indah dan mengagumkan.

Read more

Secara perlahan pandangan negatif tentang Islam dibenaknya pun mulai berubah dan hatinya luluh.

Read more

Namun, kala itu ia belum memutuskan untuk memeluk agama Islam, dia memilih untuk kembali ke Jepang.

Read more

Tak lama kemudian, Maeno kembali lagi ke Australia untuk berkunjung kepada keluarga tersebut.

Read more

Ayah dari keluarga itu sempat memberinya hadiah sebuah Al-Quran berbahasa Inggris. Dia berkata ke Maeno “Bacalah buku ini, dan pikirkan olehmu,”.

Read more

Maeno merasa bahagia, dan merasa dihargai, sebab dia dipercaya memiliki kemampuan untuk memikirkan sesuatu terkait agama.

Read more

Setelah dia kembali ke Jepang, dia tetap mempelajari tentang agama Islam.

Read more

Ia tidak ingin memiliki pemikiran negatif tentang Islam dari media, kali ini dia lebih percaya dengan pemikirannya sendiri.

Read more

Semakin dia mendalami Islam, semakin dia meyakini bahwa Islam merupakan agama sempurna yang dia cari selama ini.

Read more

Pertanyaan yang ada pada dirinya saat berusia 14 tahun tentang “Dari mana saya datang, kemana saya akan pergi, dan untuk apa saya hidup?.”

Read more

Dia mendapatkan jawabannya dari agama Islam yang dipelajari.

Read more

Akhirnya, Maeno memutuskan untuk bersyahadat dan memeluk agama islam saat ia berusia 18 tahun di tahun 1994.

Read more

Kini, dia telah memiliki gelar Syaikh, dan lebih dikenal dengan sebutan Syaikh Ahmad Maeno.

Read more

Ia telah menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Osaka, jurusan Bahasa Arab, dan bekerja di perusahaan Jepang. Berbekal ilmu yang dimiliki, Maeno kini dipercaya sebagai imam di Masjid Nagoya, Jepang. ***

Read more

Did you like this story?

Please share by clicking this button!

Visit our site and see all other available articles!

Harian Aceh Indonesia