Purbaya Sentil Aceh: Rp1,279 Triliun Dana Bencana Sudah Masuk, Kenapa Belanjanya Lamban

BANDA ACEH -  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran melihat lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh.

Read more

Padahal, dana kebencanaan sudah tersedia dan kondisi keuangan daerah dinilai cukup aman.

Read more

Menurut Purbaya, masalah utama bukan terletak pada ketersediaan dana, melainkan pada keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran yang sudah ada.

Read more

Akibatnya, realisasi belanja untuk pemulihan justru tersendat.

Read more

“Sebenarnya tidak ada persoalan. Dana kebencanaan sudah ditransfer ke daerah masing-masing dan semestinya bisa langsung dibelanjakan,” ujar Purbaya, dikutup pojoksatu.id dari instagram @acehbesarnow (14/1/2026).

Read more

Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Aceh Tamiang yang disebutnya tidak mengalami kendala keuangan.

Read more

Pemerintah pusat, kata dia, telah menyalurkan dana kebencanaan sebesar Rp47 miliar ke daerah tersebut.

Read more

Tak hanya itu, saldo kas pemerintah daerah di rekening juga masih cukup besar, mencapai sekitar Rp132 miliar.

Read more

Dengan demikian, total dana yang tersedia untuk pemulihan berada di kisaran Rp160 miliar.

Read more

“Kalau dilihat dari angkanya, Aceh Tamiang sebenarnya tidak kekurangan uang. Saya juga tidak paham kenapa mereka ragu untuk belanja. Kalau dananya hanya disimpan, mau dikumpulkan bunganya? Nanti malah jadi masalah saat diperiksa,” ujarnya dengan nada menyentil.

Read more

Purbaya menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menahan anggaran pemulihan pascabencana.

Read more

Dana tersebut harus segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak.

Read more

“Artinya jelas, tidak ada kendala keuangan. Jangan sampai anggaran hanya mengendap di rekening.

Read more

Silakan dibelanjakan dan digunakan untuk pemulihan,” tegasnya.

Read more

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan penjelasan terkait lambannya realisasi anggaran di Aceh Tamiang.

Read more

Ia menyebut, aparatur pemerintah daerah setempat juga ikut terdampak banjir, sehingga aktivitas pemerintahan tidak berjalan normal.

Read more

“Pegawainya juga terkena dampak banjir. Karena itu kami bantu dengan menurunkan sekitar 100 pegawai dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Tito.

Read more

Meski demikian, Purbaya kembali menekankan bahwa persoalan utama tetap bukan pada ketersediaan dana.

Read more

Seluruh anggaran kebencanaan untuk daerah-daerah di Aceh, menurutnya, sudah dikirim sejak awal Januari 2026 dan tinggal digunakan sesuai kebutuhan di lapangan.***

Read more

Did you like this story?

Please share by clicking this button!

Visit our site and see all other available articles!

Harian Aceh Indonesia