Menlu Iran: Israel Musuh Nomor Satu Dunia Islam  

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
ADVERTISEMENTS

Menlu Iran ajak dunia Islam waspadai kejahatan zionis Israel

ADVERTISEMENTS

 TEHERAN — Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, mengatakan rezim pendudukan Israel adalah musuh nomor satu bagi dunia Muslim. Hal ini disampaikan dalam kunjungannya ke Turki.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS


“Kami menganggap rezim palsu Israel sebagai musuh nomor satu umat Islam dan dunia Islam,” kata Amir Abdollahian dalam konferensi pers di Ankara, dan dilansir dari SABA, Rabu (29/6/2022).

ADVERTISEMENTS
ADVETISEMENTS


Diplomat senior Iran itu kemudian memuji dukungan Turki atas perjuangan Palestina, dengan mengatakan, “Kami yakin bahwa Turki tidak pernah menjauhkan diri dari dukungan Palestina dan pembebasan al-Quds dan Masjid Al Aqsa.”

ADVERTISEMENTS


Amir Abdollahian melanjutkan dengan mengatakan, “Kami dengan jelas menyuarakan kepekaan dan pertimbangan kami tentang gerakan rezim Zionis dan fakta bahwa ke mana pun mereka pergi, Zionis telah menjadi sumber krisis dan ketidakamanan.” 

ADVERTISEMENTS


Diketahui, pembangunan kawasan pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina terus bertambah setiap tahunnya. Termasuk yang terbaru pembangunan pemukiman baru di Hebron untuk pertama kalinya dalam 40 tahun penjajahan Israel atas Palestina. 

ADVERTISEMENTS


Ditambah lagi, Israel berencana membangun taman nasional di sekitar kota tua Yerusalem. Perampok tanah Palestina ini seolah tak memiliki malu dan mengatas namakan Tuhan untuk menguasai tanah Palestina.

ADVETISEMENTS


Serangan-serangannya terhadap warga sipil Palestina pun seolah tidak pernah berakhir. Mereka tidak pernah berhenti untuk merobohkan dan menghancurkan rumah-rumah milik warga Palesina. 


Jika ada yang menentang, maka senjata para tentara Israel yang akan berbicara. Sebagai mana dilaporkan oleh Peace Now, bahwa kekerasan tantara Isarel terhadap warga Palestina telah meningkat dari 20 insiden menjadi 29 insiden di bawah pemerintahan Bennett dalam satu bulan.    

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
Exit mobile version