BANDA ACEH – Bupati Aceh Besar, Syech Muharram Idris, menegaskan bahwa tidak boleh ada sekat asal daerah di tengah masyarakat, karena setiap warga yang berdomisili dan memiliki administrasi di Aceh Besar memiliki hak yang sama untuk berperan dalam pembangunan.
Advertisements
Pernyataan itu disampaikan Syech Muharram Idris dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus Keluarga Negeri Antara (KNA) di Ballroom Hotel The Pade, Lampeuneuruet, Aceh Besar, Sabtu (7/2/2026).
“Saya tidak mau mengatakan ini orang Gayo, ini orang Bener Meriah, atau ini orang dari daerah lain. Siapa pun yang telah memegang administrasi di Aceh Besar, maka dia adalah warga Aceh Besar dan haknya sama,” kata Muharram di hadapan para hadirin.
Advertisements
Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari keberagaman masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di dalamnya. Interaksi, kolaborasi, dan aktivitas ekonomi yang lahir dari keberagaman justru menjadi kekuatan bagi pertumbuhan daerah.
Ia menilai kehadiran berbagai komunitas dan paguyuban di Banda Aceh dan Aceh Besar merupakan modal sosial yang penting untuk memperkuat pembangunan. Saat ini, kata dia, terdapat berbagai paguyuban masyarakat dari beragam latar belakang daerah dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Mungkin budaya kita berbeda, kebiasaan berbeda, tetapi kita satu. Ini yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Muharram juga menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah. Ia mengakui penanganan dampak bencana tersebut membutuhkan kerja keras karena material lumpur dan kayu yang terbawa arus menyulitkan proses pembersihan.
“Ini menjadi pekerjaan besar bagi kita semua. Kita berdoa semoga kondisi ini segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Di akhir sambutannya, Muharram mengucapkan selamat kepada pengurus KNA yang baru dilantik dan berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap kerja sama terus terjalin demi kemajuan Aceh Besar dan kemajuan kita bersama,” tutupnya.
Hadir pada acara itu Gubernur Aceh yang diwakili Asisten I Syakir. M. Si, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, Mantan Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani, dan sejumlah guru besar serta tokoh masyarakat. []
