Kamis, 25/04/2024 - 15:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

Badan Pangan Nasional: Neraca Pangan Pokok Hingga Mei Dipastikan Cukup

ADVERTISEMENTS

Ada empat komoditas pangan yang butuh pasokan impor.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

 JAKARTA — Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) memastikan kecukupan pasokan pangan pokok nasional selama Ramadhan. Pasalnya, neraca ketersediaan dan pasokan periode Januari-Mei 2022 masih menunjukkan kondisi surplus.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA


Komoditas yang dipastikan kecukupannya yakni beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging dan telur ayam ras, gula konsumsi, serta minyak goreng. Funsgional NFA, Rachmi Widriani, menyampaikan, khusus untuk produksi pangan yang diproduksi dalam negeri, realisasi produksi hingga akhir Februari sesuai rencana.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
BI: Sinergi TPIP dan TPID Hadapi Potensi Harga Naik Jelang Idul Fitri


Tercatat, beras pada Mei 2022 diproyeksi masih surplus 8,7 juta ton, jagung surpls 3,1 juta ton, bawang merah surplus 92 ribu ton, cabai besar surplus 27,9 ribu ton, serta cabai rawit yang juga surplus 40,3 ribu ton. Sementara itu, juga tercatat daging dan telur ayam ras masing-masing surplus 357,7 ribu ton, dan 98,5 ribu ton, serta minyak goreng surplus 663,4 ribu ton.

ADVERTISEMENTS


“Lalu ada empat komoditas yang butuh pasokan impor, ini harus benar-benar kita perhatikan realisasinya agar jangan sampai terlambat,” kata Rachmi dalam webinar Propaktani, Jumat (25/3/2022).

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
125 Ribu Penumpang Domestik Masuk Bali Saat Arus Mudik


Untuk komoditas kedelai, kata dia, jika realisasi impor tidak terlambat maka proyeksi ketersediaan pada Mei mendatang masih mencatat surplus 142,3 ribu ton. Adapun untuk bawang putih surplus sekitar 104,9 ribu ton.


Dua komoditas lainnya, yakni daging sapi diprediksi masih surplus 31,1 ribu ton dan gula surplus 544,2 ribu ton.”Kita memasikan produksinya (ketersediaan) aman dan mempercepat impor,” katanya.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi