Selasa, 21/05/2024 - 08:07 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

Gempa Tektonik Magnitudo 5,9 Guncang Halmahera Barat, Terasa hingga Siau dan Bitung

-Gempa dengan magnitudo 5,9 terjadi di Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa pagi (5/4). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah daerah yang merasakan getaran gempa ini.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menerangkan, gempa yang terjadi pukul 08.44.06 WIB di Halmahera Barat ini merupakan gempa tektonik.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,9,” ujar Daryono melalui akun Twitternya, Selasa (5/4).

Berita Lainnya:
Viral di Instagram, Sesar Besar Daratan Sumatra Disebut Bakal Picu Tsunami Tahun Ini

Daryono pun merinci, episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,11° LU; 126,97° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 77 km arah Barat Laut Loloda, Halmahera Barat, di kedalaman 10 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku,” jelasnya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Adapun berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, lanjut Daryono, menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik kombinasi mendatar (thrust-oblique fault) yang dirasakan di sejumlah daerah di Halmahera Utara, Maluku Utara, hingga di wilayah Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
BMKG: Hujan Angin dan Petir Berpotensi Terjang Mayoritas Wilayah RI

“Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Galela (Halmahera Utara) dengan skala intensitas III-IV MMI, daerah Tobelo (Halmahera Utara) dengan skala intensitas III MMI, daerah Bitung (Sulut) dengan skala intensitas II-III MMI dan daerah Siau (Kab. Sitaro, Sulut) dengan skala intensitas II MMI,” demikian Daryono.

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi