Jumat, 14/06/2024 - 18:56 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Ada Risiko Pembekuan Darah, FDA Batasi Pemberian Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson

Pembekuan darah merupakan kasus langka dari pemberian vaksin Johnson & Johnson.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) membatasi vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (J&J) karena risiko pembekuan darah. Kasus tersebut langka terjadi namun bisa mengarah pada kondisi serius.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Suntikan vaksin Covid-19 J&J kini hanya boleh diberikan kepada orang dewasa AS yang tidak dapat menerima vaksin dari pengembang lain atau orang yang secara khusus meminta vaksin J&J. Pembatasan tersebut diumumkan oleh FDA pada Kamis (5/5/2022).

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Vaksin J&J awalnya dianggap sebagai alat penting dalam memerangi pandemi karena hanya membutuhkan satu suntikan. Tetapi pilihan dosis tunggal terbukti kurang efektif dibandingkan dengan dua dosis vaksin Pfizer dan Moderna.

Kini, FDA resmi membatasi vaksin J&J setelah melihat kembali data tentang risiko pembekuan darah yang mengancam jiwa. Dari deretan kasus yang ditinjau, rata-rata pembekuan darah terjadi dua pekan setelah vaksinasi.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Kisah Nyata Caroline Pover: Kena Strok Setelah Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Pada Desember 2021, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan untuk memprioritaskan vaksin Moderna dan Pfizer dibandingkan J&J. Alasannya, karena masalah keamanan untuk pasien.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Studi lanjutan secara konsisten menunjukkan efektivitas yang lebih rendah untuk vaksin J&J. Kasus gumpalan darah yang terjadi setelah pemberian vaksin J&J jarang terjadi, namun pada beberapa kasus masih terjadi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Ilmuwan federal mengidentifikasi ada 60 kasus, termasuk sembilan yang fatal, per Maret 2022. Itu berarti terjadi satu kasus pembekuan darah per 3,23 juta suntikan J&J yang diberikan.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK
Berita Lainnya:
Menpora Dukung Penuh Usulan Aceh untuk PON, Kekurangan Diajukan ke Presiden

Di bawah instruksi FDA yang baru, vaksin J&J masih dapat diberikan kepada orang-orang yang memiliki reaksi alergi parah terhadap merek vaksin lain. Atau, bagi orang yang tidak dapat menerima dosis tambahan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS

“Data terus mendukung profil manfaat-risiko yang menguntungkan untuk vaksin Covid-19 Johnson & Johnson pada orang dewasa, jika dibandingkan dengan tanpa vaksin,” kata juru bicara J&J.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Terlepas dari pembatasan tersebut, kepala vaksin FDA Peter Marks mengatakan vaksin J&J masih memiliki peran dalam memerangi pandemi Covid-19. Peran itu terlihat di AS maupun di seluruh komunitas global.

“FDA mendasarkan keputusan pada sistem pengawasan keamanan kami dan komitmen kami untuk memastikan bahwa sains dan data memandu keputusan kami,” ungkap Marks.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلَالَةَ بِالْهُدَىٰ وَالْعَذَابَ بِالْمَغْفِرَةِ ۚ فَمَا أَصْبَرَهُمْ عَلَى النَّارِ البقرة [175] Listen
Those are the ones who have exchanged guidance for error and forgiveness for punishment. How patient they are in pursuit of the Fire! Al-Baqarah ( The Cow ) [175] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi