Kamis, 25/04/2024 - 04:38 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

'Pesta Bikini Defisit Moral dan Abai Masa Depan Bangsa'

ADVERTISEMENTS

MUI mendorong kepolisian untuk memeriksa pemilik dan penyelenggara acara tersebut.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

 JAKARTA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung kepolisian menuntaskan kasus dugaan pesta bikini dalam sebuah private party yang digerebek Polda Metro Jaya bersama tim Polres Metro Depok pada Ahad (5/6/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Diberitakan, saat penggerebekan polisi menemukan minuman keras hingga alat kontrasepsi yang belum digunakan, dan acara tersebut tidak memiliki izin.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA


Wakil Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI, Manajer Nasution, mengatakan, MUI sangat prihatin jika acara tersebut benar adanya. Di tengah bangsa masih belum bebas dari Covid-19, ada kerumunan yang abai protokol kesehatan.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Harga Bawang Merah di Bengkulu Tembus Rp100 Ribu per Kg


“Di tengah bangsa melawan dekadensi moral di kalangan generasi muda, ada selebrasi yang sangat memprihatinkan kita. Mereka betul-betul tuna sensitifitas, defisit moral, dan abai masa depan bangsa,” kata Manajer, dilansir dari laman resmi MUI, Kamis (9/6/2022).

ADVERTISEMENTS


Atas keprihatinan itu, Manajer, menyampaikan bahwa MUI mendorong kepolisian untuk memeriksa pemilik dan penyelenggara acara tersebut. Untuk memastikan ada atau tidaknya pesta bikini dan pesta miras atau narkoba di dalamnya.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil


Manajer mendorong, kepolisian agar segera melakukan penegakan hukum bagi siapa saja yang terlibat dalam acara tersebut. Dengan tujuan memberikan efek jera agar tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Berita Lainnya:
DPR RI Sahkan RUU DKJ Jadi UU, Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota


Manajer juga mengajak, masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga Indonesia sebagai benteng terakhir masa depan bangsa. Selain itu, Komisi Hukum dan HAM MUI menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan main hakim sendiri. Serta mempercayakan kepada kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut.


“Kita juga menghimbau publik untuk tidak terprovokasi, tidak main hakim sendiri. Mari kita hadirkan keyakinan bahwa kepolisian kita mau dan mampu menuntaskan kasus tersebut secara profesional, mandiri, dan transparan,” ujarnya.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi