BANDA ACEH – Wajah Kepolisian Republik Indonesia dan Polda Maluku kembali tercoreng. Upaya Kapolda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif menciptakan citra positif kepolisian di tengah masyarakat Maluku tidak didukung beberapa anggotanya.
Ulah dua anggota Ditnarkoba Polda Maluku Aiptu AS dan Aipda FR tidak mencerminkan diri sebagai insan Tri Brata. Keduanya ditangkap tim gabungan BNN Provinsi Maluku, Ditresnarkoba Polda Maluku dan Propam Polda Maluku. Mereka diduga terlibat dalam jaringan narkotika.
Aiptu AS dan Aipda FR seperti memberikan kado buruk jelang HUT Bhayangkara ke 76 pada 1 Juli mendatang. Padahal, Polda Maluku telah melaksanakan berbagai kegiatan positif yang cukup bermanfaat bagi warga di wilayah hukum Polda Maluku. Salah satu kegiatan akbar yang digagas Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif berupa pemecahan rekor MURI minum jus pala terbanyak. Kegiatan ini akan digelar Minggu 25 Juni mendatang di Polda Maluku dan seluruh Polres jajaran.
Namun fakta tertangkapnya Aiptu AS dan Aipda FR menghebohkan publik Maluku. Mereka ditangkap dalam kasus narkotika. Padahal, dua polisi ini merupakan anggota Ditresnarkoba, satuan kerja Polda Maluku sebagai garda terdepan untuk memberantas narkotika di wilayah hukum Polda Maluku.
Aiptu AS dan Aipda FR ditangkap tim gabungan pada Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 16.00 WIT. Tim gabungan terdiri dari BNNP Maluku, Ditresnarkoba Polda Maluku dan Propam Polda Maluku. Selain dua anggota polisi ini, ikut ditangkap satu warga sipil yang berdomisili di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Dari tangan mereka, petugas berhasil mengamankan barang bukti lima paket sabu. Namun belum diketahui berapa berat total lima paket sabu tersebut.
Informasi yang dihimpun media ini, barang haram tersebut dipasok dari Medan, Sumatera Utara melalui Jakarta dan selanjutnya dikirim ke Ambon menggunakan jasa salah satu perusahaan ekspedisi. Informasi adanya pengiriman paket sabu ini sempat terdeteksi BNNP Maluku. Lembaga yang menjadi leader dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika memonitor perjalanan paket sabu ini saat paket ini masih di Jakarta.
Saat paket tersebut tiba di Ambon, tim BNNP kemudian melakukan monitoring memantau siapa yang akan mengambil barang tersebut. Ternyata dua anggota polisi dari Ditresnarkoba Polda Maluku yaitu Aiptu AS dan Aipda FR yang mengambil paket tersebut dari kantor perusahaan ekspedisi.
Tim BNNP Maluku sempat ragu untuk menangkap kedua anggota Ditresnarkoba ini. Sambil membuntuti Aiptu AS dan Aipda FR ini, BNNP Maluku kemudian menghubungi Dirresnarkoba Kombes Pol Cahyo Hutomo menginformasikan adanya anggota yang mengambil paket sabu ini. Dirresnarkoba kemudian membentuk tim yang dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Kompol George Siahaya untuk bergabung bersama tim BNNP Maluku. Ikut bergabung pula personil Propam Polda Maluku.














































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler