Kamis, 30/05/2024 - 01:18 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

OTOMOTIF
OTOMOTIF

Jerman Tolak Pelarangan Kendaraan Bermesin Konvensional

Jerman menilai bahan bakar ramah lingkungan bisa digunakan di mesin konvensional.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

 STUTTGART– Rencananya, Uni Eropa akan melarang penjualan mobil bermesin konvensional pada 2035. Namun, tak semua negara dalam Uni Eropa sepakat akan kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Dikutip dari Drive pada Senin (27/6/2022), salah satu negara yang menolak rencana itu adalah Jerman. Jerman menilai mesin konvensional masih bisa jadi kendaraan yang ramah lingkungan dengan pengembangan bahan bakar bernama eFuel.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Jerman meyakini, eFuel yang merupakan bahan bakar sintetik tersebut bisa membuat mesin bensin dan mesin diesel jadi mesin yang tak menghasilkan emisi gas buang.

Berita Lainnya:
BYD Perluas Pasar, Amerika Serikat tak Dilirik

Menteri Keuangan Jerman, Christian Lindner mengatakan, pelarangan kendaraan komvensional bisa menghambat pengembangan teknologi yang menghadirkan bahan bakar ramah lingkungan. “Regulasi itu membuat kita tidak bisa mengetahui peluang yang bisa dihadirkan oleh bahan bakar sintetik,” kata Christian Lindner.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Terlebih, pengembangan bahan bakar sintetik ini sebenarnya telah ada sejak lama. Sehingga, ia berharap pengembangan ini diberi kesempatan untuk membuktikan bahwa mesin konvensional masih bisa disulap jadi mesin hijau berkat pengembangan teknologi pada bahan bakar.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Moeldoko: PEVS Jadi Pameran Kendaraan Listrik Terbesar di Asia Tenggara

Di Jerman, telah terdapat dua pabrikan yang meyakini potensi dari bahan bakar sintetik itu. Kedua pabrikan itu adalah BMW dan Porsche.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Pada 2020, BMW Group mengumumkan bahwa BMW telah menyuntikan modal sebesar 12,5 juta dolar AS untuk pengembangan bahan bakar sintetik yang dikembangkan oleh suatu perusahaan start-up.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Sedangkan Porsche pada April 2022 mengungkap telah menggelontorkan dana sebesar 75 juta dolar AS untuk melakukan riset dan pengembangan bahan bakar sintetik.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi