Minggu, 16/06/2024 - 00:44 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

Penangkapan Jurnalis Muslim India Picu Kemarahan

Beberapa jurnalis India ditahan terkait dengan unggahan mereka di media sosial.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

 NEW DELHI — Polisi di New Delhi telah menangkap seorang jurnalis Muslim karena diduga melukai sentimen agama. Penangkapan ini memicu kemarahan yang meluas di India.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh


Salah satu pendiri situs pemeriksa fakta Alt News, Mohammed Zubair, ditangkap pada Senin (27/6/2022) malam karena cuitannya di Twitter yang sengaja menghina dewa agama tertentu. Perwira polisi senior KPS Malhotra mengatakan, penangkapan Zubair menyusul pengaduan dari pengguna Twitter. 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah


Jurnalis di seluruh India semakin menjadi sasaran penangkapan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa jurnalis telah ditangkap ataa tuduhan kriminal terkait dengan unggahan mereka di media sosial. Selain itu, mereka secara rutin menghadapi ancaman. Akun Twitter beberapa jurnalis dan situs berita juga telah ditangguhkan atas perintah pemerintah.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda


Insiden itu memicu gelombang kemarahan. Para aktivis, jurnalis, dan politisi oposisi mengecam penangkapan Zubair sebagai pelecehan terhadap media. Mereka menyerukan agar Zubair segera dibebaskan.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh


“Dalam demokrasi, di mana setiap individu memiliki hak untuk menggunakan kebebasan berbicara dan berekspresi, tidak dapat dibenarkan bahwa undang-undang ketat seperti itu digunakan sebagai alat untuk melawan jurnalis,” ujar pernyataan jaringan organisasi berita digital India, DIGIPUB.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh
Berita Lainnya:
AJI Banda Aceh Gelar Holistic Safety Training Bagi Jurnalis


“Menangkap satu suara kebenaran hanya akan membangkitkan seribu suara lagi,” kata pemimpin partai oposisi Kongres, Rahul Gandhi di Twitter.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh


Salah satu pendiri Alt News, Pratik Sinha, mengatakan, Zubair ditangkap tanpa pemberitahuan dari polisi. Alt News didirikan pada 2017 sebagai organisasi nirlaba. Alt News adalah situs web berita pengecekan fakta paling terkemuka di India, dan telah mendapatkan reputasi karena pelaporannya tentang ujaran kebencian serta menyanggah informasi yang salah, terutama oleh nasionalis Hindu.  

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024


Pendiri Alt News sering menghadapi ancaman oleh kelompok sayap kanan Hindu. Beberapa di antaranya terkait dengan Partai Bharatiya Janata (BJP) atau partai nasionalis Hindu yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi. Zubair juga termasuk di antara jurnalis pertama yang menyoroti komentar kontroversial oleh juru bicara BJP yang menghina Nabi Muhammad.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK


 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


 

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard


 


Beberapa kasus serupa telah diajukan terhadap Zubair di masa lalu. Awal bulan ini, polisi mendakwa Zubair karena menyebut beberapa biksu Hindu sebagai “pembenci”. Para biksu Hindu telah membuat pernyataan yang menghasut tentang Muslim dan setidaknya satu orang telah menyerukan “genosida” terhadap komunitas minoritas. Para biksu kemudian ditangkap dan kemudian dibebaskan dengan jaminan. 

Berita Lainnya:
Usulan Gencatan Senjata Disambut Baik Hamas, Tapi Netanyahu Ngotot Ingin Hancurkan Hamas


Peringkat India dalam Indeks Kebebasan Pers tahun ini turun delapan peringkat menjadi 150 di antara 180 negara. Daftar peringkat ini diterbitkan oleh kelompok pengawas Reporters Without Borders.


“Wartawan India yang terlalu kritis terhadap pemerintah menjadi sasaran pelecehan dan kampanye serangan habis-habisan,” kata laporan Reporters Without Borders, seraya menambahkan bahwa wartawan secara teratur dihadapkan pada kekerasan polisi dan pembalasan dari pejabat.


Penangkapan Zubair terjadi dua hari setelah pengacara dan aktivis hak asasi manusia Teesta Setalvad ditangkap oleh sayap anti-terorisme polisi negara bagian Gujarat. Setalvad ditangkap pada Sabtu (25/6/2022) karena diduga melakukan pemalsuan dan membuat bukti palsu dalam kasus terkait kerusuhan anti-Muslim di negara bagian Gujarat pada  2002. Modi, yang saat itu menjabat sebagai menteri utama Gujarat, telah membantah tuduhan terhadapnya. Dia dibebaskan dari keterlibatan, setelah  penyelidik pemerintah dan pengadilan memutuskan tidak ada bukti yang memberatkan Modi.


Setalvad telah lama berkampanye untuk keadilan bagi korban kerusuhan, di mana hampir 1.000 orang yang sebagian besar merupakan Muslim telah tewas.  Penangkapan Setalvad dikecam oleh kelompok hak asasi global seperti Human Rights Watch dan Amnesty International. 


sumber : AP

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا سَاوَىٰ بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انفُخُوا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَعَلَهُ نَارًا قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا الكهف [96] Listen
Bring me sheets of iron" - until, when he had leveled [them] between the two mountain walls, he said, "Blow [with bellows]," until when he had made it [like] fire, he said, "Bring me, that I may pour over it molten copper." Al-Kahf ( The Cave ) [96] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi