Jumat, 14/06/2024 - 19:32 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Posisi Tidur Ini Bisa Tingkatkan Risiko Pembekuan Darah

Betulkah tidur miring ke kiri berbahaya?

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Posisi tidur tertentu dianggap bisa meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah (blood clot). Para peneliti menilai ketika seseorang tidur dengan posisi tubuh dalam keadaan tegak cenderung kondusif untuk pembentukan gumpalan darah.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Masalah mungkin timbul jika aliran darah terhambat ketika tidur dalam posisi itu. Berbeda dengan seseorang yang tidur dengan cara berbaring secara horizontal di tempat tidur, di mana jarang ada cukup gradien yang memengaruhi aliran darah ke anggota tubuh.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

“Tidur sambil duduk di kursi malas dalam beberapa kasus dapat meningkatkan risiko trombosis vena dalam,” ujar para peneliti dari Harvard Health, dikutip dari laman Express, Selasa (5/7/2022). Bekuan darah di vena dalam itu dianggap sebagai kondisi serius karena darah beku dapat tersangkut di paru-paru.

Pengaruh pembekuan atau penggumpalan darah pada tubuh biasanya ditentukan oleh lokasinya. Umumnya, bekuan darah tidak berbahaya selama tidak bergerak. Gumpalan darah biasanya terbentuk di dalam vena kaki, panggul, dan lengan, yang secara medis disebut sebagai deep vein thrombosis (DVT).

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Pj Gubernur Aceh Warning Sisa Waktu Persiapan PON

Bekuan darah di anggota badan dapat terjadi jika lengan atau kaki sama-sama ditekuk dan tidak bergerak selama berjam-jam. Karena itulah tidur dalam posisi tegak bisa berisiko. Namun, selama seseorang merasa nyaman dan dapat sedikit bersandar, risiko bisa diminimalisasi.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Para pakar juga mengingatkan bahwa walaupun mungkin ada risiko yang melekat pada tidur dalam posisi duduk, ada hal penting untuk dicatat. Posisi itu tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan kecuali seseorang memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

 

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Tidur tegak bukan satu-satunya posisi tidur dengan risiko kesehatan. Menurut para ahli di Mayo Clinic, tidur telentang juga patut diwaspadai, lantaran dapat menyebabkan lidah dan rahang miring ke bawah sehingga memenuhi jalan napas.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
32 Nelayan Aceh Timur Dipulangkan ke Tanah Air Usai Ditahan Otoritas Thailand
ADVERTISEMENTS

Efek yang bisa terjadi ialah sleep apnea. Jika dibiarkan, itu dapat menyebabkan masalah parah yang melibatkan jantung. Apnea tidur obstruktif terbukti bisa meningkatkan risiko serangan jantung berulang, strok, dan detak jantung tidak normal.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Sebagian peneliti berpendapat tidur di sisi kiri tubuh punya efek buruk, karena dapat memengaruhi sinyal listrik organ. Namun, Monica Wassermann yang merupakan direktur medis di Oliolusso menyangkalnya dengan mengatakan tidak ada cukup bukti.

Wassermann menolak klaim bahwa tidur miring dapat meningkatkan risiko serangan jantung, terlebih pada individu sehat. “Satu-satunya risiko yang diketahui dari tidur di sisi kiri mungkin dialami pada orang dengan gangguan jantung dan mungkin berupa rasa sakit, perubahan aktivitas EKG karena arus atau sinyal listrik terputus, kesulitan bernapas, dan ketidaknyamanan,” kata Wassermann.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِن كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ البقرة [143] Listen
And thus we have made you a just community that you will be witnesses over the people and the Messenger will be a witness over you. And We did not make the qiblah which you used to face except that We might make evident who would follow the Messenger from who would turn back on his heels. And indeed, it is difficult except for those whom Allah has guided. And never would Allah have caused you to lose your faith. Indeed Allah is, to the people, Kind and Merciful. Al-Baqarah ( The Cow ) [143] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi