Selasa, 21/05/2024 - 08:51 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

IHSG Berpotensi Anjlok Tertekan GOTO dan PGAS, Simak Rekomendasi Saham Berikut

IHSG menguat tipis ditopang AMRT dan ADRO meski tertekan GOTO dan PGAS

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (12/7). IHSG naik tipis ke posisi 6.732,84 setelah sempat terkoreksi pada penutupan kemarin. 

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Kenaikan IHSG ditopang saham AMRT yang naik 2,60 persen serta ADRO yang naik 1,06 persen. Meski demikian, IHSG sedikit tertekan dengan menurunnya GOTO hingga 1,78 persen serta PGAS turun 1,26 persen. 


Phillip Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Hal ini sejalan dengan indeks saham di Asia yang d buka variatif dengan kecenderungan melemah.


“Indeks saham di Asia melemah setelah Wall Street semalam turun tajam karena investor mengantisipasi di mulainya musim laporan keuangan kuartal II 2022 dan rilis sejumlah data ekonomi AS minggu ini,” kata Phillip Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Selasa (12/7). 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh


Para analis memprediksi penurunan laba yang tajam dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Hal ini karena perbankan memperbesar Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas kredit yang disalurkan akibat dipicu oleh kekhawatiran mengenai resesi.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
InJourney Airports Siapkan 13 Bandara Layani Angkutan Haji 2024


Investor juga mengantisipasi rllis sejumlah data ekonomi AS (Inflasi, Penjualan Ritel dan Factory Output) minggu ini. Data ini dapat memberikan gambaran singkat mengenai apakah inflasi sudah mencapai puncaknya dan apakah ekonomi AS sudah mulai mendingin.


Kesulitan yang dihadapi oleh Pemerintah Cina dalam mengendalikan penularan virus COVID-19 juga telah memicu kekhawatiran mengenai prospek ekonomi di negara itu. 

ADVERTISEMENTS


Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury Note) bertenor 10 tahun turun tipis 1 bps menjadi 2,98 persen.

ADVERTISEMENTS


Di pasar komoditas, harga minyak mentah memperpanjang penurunan menjadi dua hari beruntun karena lonjakan kasus penularan COVID-19 di Cina. Selain itu kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi global terus membayangi dinamika perdagangan di pasar minyak dunia.

Berita Lainnya:
Ciptakan Circular Economy, Nestle Dukung PT Rukun Mitra Sejati Perluas Distribusi di Aceh


Dengan berbagai sentimen dari dalam dan luar negeri,  Phillip Sekuritas Indonesia merekomendasikan secara teknikal beberapa saham.


AGII


Short Term Trend   : Bullish


Medium Term Trend  : Bullish


Entry Price        : 2270


Target Price 1     : 2540


Target Price 2     : 2670


Stop Loss          : 2000


MPOW


Short Term Trend   : Bullish


Medium Term Trend  : Bullish


Entry Price        : 118


Target Price 1     : 129


Target Price 2     : 135


Stop Loss          : 107


RANC


Short Term Trend   : Bearish


Medium Term Trend  : Bearish


Entry Price        : 1360-1365


Target Price 1     : 1515


Target Price 2     : 1590


Stop Loss          : 1205

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi