Jumat, 14/06/2024 - 19:23 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

AMERIKAINTERNASIONAL

Biden Marah Atas Pembunuhan 4 Muslim di Albuquerque

Biden mengutarakan kemarahannya atas pembunuhan empat warga Muslim di Albuquerque

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengutarakan kemarahannya atas pembunuhan empat warga Muslim di Albuquerque, New Mexico. Dia menegaskan, serangan semacam itu tak memiliki tempat di negaranya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Saya marah dan sedih dengan pembunuhan mengerikan empat pria Muslim di Albuquerque. Sementara kita menunggu penyelidikan penuh, doa saya bersama keluarga korban, dan pemerintahan saya berdiri bersama komunitas Muslim. Serangan kebencian ini tidak memiliki tempat di Amerika,” kata Biden lewat akun Twitter resminya, Ahad (7/8/2022).

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Pada Sabtu (6/8/2022) lalu, kepolisian Albuquerque mengungkapkan, mereka sedang menyelidiki pembunuhan tiga pria Muslim di kota tersebut. Mereka menduga, ketiga korban itu memiliki kaitan dengan kematian seorang Muslim asal Afghanistan yang dibunuh pada 7 November 2021.

Berita Lainnya:
Badai dan Tornado Hantam AS, 18 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Kepolisian Albuquerque mengatakan, korban terbaru ditemukan pada Jumat (5/8/2022) malam lalu. Jenazahnya berada di dekat kantor Lutheran Family Services. Polisi tak merilis identitas korban. Mereka hanya mengungkap bahwa dia adalah seorang Muslim berusia 20-an dan berasal dari Asia Selatan. “Penyelidik yakin, pembunuhan hari Jumat mungkin terkait dengan tiga pembunuhan baru-baru ini terhadap pria Muslim juga dari Asia Selatan,” kata kepolisian Albuquerque.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Sebelumnya kepolisian Albuquerque telah menemukan dua korban yang sama-sama Muslim dan berasal dari Pakistan. Korban pertama pria berusia 41 tahun dan ditemukan pada 26 Juli. Sementara korban kedua pria berusia 27 tahun dan ditemukan pada 1 Agustus.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Saat ini tim penyelidik sedang mengusut apakah pembunuhan-pembunuhan tersebut berkaitan kematian seorang pria Muslim asal Afghanistan yang terbunuh pada 7 November 2021. Kepolisian menyerukan kepada siapa pun yang memiliki informasi untuk membantu memecahkan kasus itu untuk menghubungi mereka. FBI akan turut terlibat dalam proses penyelidikan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Sepasang Turis Terluka dalam Serangan Milisi di Kashmir
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Sementara itu, Gubernur New Mexico Michelle Lujan Grisham turut mengutarakan kemarahannya atas serangkaian pembunuhan terhadap warga Muslim di wilayahnya. Dia menegaskan, tindakan tersebut sama sekali tidak bisa ditoleransi. Dia mengatakan akan mengutus personel polisi negara bagian tambahan ke Albuquerque untuk membantu penyelidikan.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

“Kami akan terus melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung komunitas Muslim Albuquerque dan New Mexico yang lebih besar,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَاتَّقُوا يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى اللَّهِ ۖ ثُمَّ تُوَفَّىٰ كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ البقرة [281] Listen
And fear a Day when you will be returned to Allah. Then every soul will be compensated for what it earned, and they will not be treated unjustly. Al-Baqarah ( The Cow ) [281] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi