Minggu, 19/05/2024 - 06:25 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIPERTANIAN

KTNA Indramayu: Saat Panen Gadu, Petani Jual Gabah Seperlunya

Sebab musim tanam rendeng masih cukup jauh dan prediksi krisis pangan pada 2023.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 INDRAMAYU — Wakil Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang, membenarkan sebagian besar petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memang terbiasa untuk menyimpan gabah hasil panen musim gadu.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sutatang mengatakan, kondisi cuaca yang panas terik di masa panen gadu memungkinkan petani untuk menjemur gabahnya hingga kering. Dengan penjemuran yang optimal, maka gabah bisa tahan disimpan selama berbulan-bulan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

Hal tersebut berbeda dengan masa panen rendeng, dimana cuaca biasanya hujan ataupun mendung saat panen. Kondisi cuaca seperti itu menyulitkan petani untuk menjemur gabahnya hingga kering.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Pakar: Indonesia Perlu Maksimalkan Produksi Pangan yang Sesuai

Ditambah lagi, setelah selesai panen rendeng, akan langsung disambung dengan pelaksanaan musim tanam gadu. Karenanya, petani biasa langsung menjual gabah hasil panen rendeng untuk kebutuhan modal tanam gadu.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

“Jadi kalau panen gadu, gabahnya hanya dijual seperlunya saja untuk kebutuhan makan sehari-hari, selebihnya disimpan. Petani bisa pusing nantinya kalau semua gabahnya langsung dijual,” tutur Sutatang.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Hal tersebut, kata Sutatang, dikarenakan musim tanam rendeng masih cukup jauh. Ditambah lagi, adanya prediksi terjadinya krisis pangan global pada 2023 mendatang.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
Berita Lainnya:
Beras Impor Tetap Masuk Saat Panen Raya, Bulog: Antisipasi Panen Menurun

Sutatang mengatakan, kebiasaan petani untuk menyimpan sebagian hasil panen gadu tidak berubah meski harga gabah saat ini naik. Saat ini, harga gabah di kisaran Rp 5.100 hingga Rp 5.500 per kilogram. Sedangkan saat panen perdana sebulan yang lalu, harga gabah kering panen hanya di kisaran Rp 4.500 hingga Rp 4.800 per kilogram.

ADVERTISEMENTS


 

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi