Jumat, 14/06/2024 - 19:02 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Tersangka Pembunuhan Muslim Albuquerque Ditangkap, Elite Sunni-Syiah: Kami Tetap Bersatu

Elite Sunni-Syiah di Albuquerque tegaskan tak terprovokasi pembunuhan

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

ALBUQUERQUE–Setelah penangkapan tersangka utama dalam pembunuhan pria Muslim di Albuquerque, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengadakan konferensi pers Selasa (9/8/2022) malam di Washington. Agenda ini turut dihadiri para pemimpin organisasi Sunni dan Syiah.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh


Pertemuan itu terjadi hanya beberapa jam setelah tersangka, Muhammad Syed (51 tahun) diumumkan oleh penegak hukum di New Mexico untuk didakwa dengan dua dari empat pembunuhan. Dia ditangkap karena selongsong peluru yang ditemukan di TKP terkait dengan senjata yang ditemukan di rumahnya.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah


Pembunuhan itu membuat umat Islam di Albuquerque dan di seluruh Amerika Serikat gelisah, terutama dengan tiga dari empat pembunuhan terakhir yang terjadi dalam dua pekan terakhir.


Setelah pembunuhan keempat pada tanggal 5 Agustus CAIR menaikkan hadiahnya untuk informasi yang mengarah ke pelaku menjadi Rp 148 juta. Dengan berita bahwa tersangka utama juga Muslim, Sunni dan Syiah di Amerika Serikat datang bersama-sama untuk mencoba menciptakan pemahaman yang lebih baik antara kedua komunitas.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Berdakwahlah dengan Baik


Dilansir dari The New Arab, Rabu (10/8/2022), berbicara pada konferensi pers, Rahat Husain, dari Yayasan Syiah yang berbasis di Maryland, menggambarkan pembunuhan itu sebagai kebencian anti-Syiah. 

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh


Dia menekankan bahwa cinta dan persahabatan antara Syiah dan Sunni di Amerika Serikat, dia gambarkan sebagai model dan sesuatu yang tidak selalu terlihat di seluruh dunia.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024


“Kita tidak bisa membiarkan insiden ini atau insiden lain merusak atau menghancurkan cinta dan rasa hormat yang kita miliki satu sama lain,” kata Husain.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK


Menurutnya, Muslim Sunni dan komunitas Syiah cenderung menikmati hubungan yang hangat di Amerika Serikat, termasuk di Albuquerque. Namun, ketegangan muncul dari waktu ke waktu, terutama di komunitas imigran di mana mereka mengalami perbedaan di negara asal mereka.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Kemiskinan Sempat Melanda dan Banyak Pengangguran di Zaman Nabi SAW, Kok Bisa?
ADVERTISEMENTS


Adapun Direktur eksekutif CAIR Nihad Awad mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada penegak hukum Albuquerque atas tanggapan mereka terhadap kejahatan tersebut, setelah hari-hari penuh ketakutan di kalangan umat Islam.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard


“Kami berterima kasih atas upaya heroik dalam beberapa hari terakhir, dan untuk sumber daya yang disediakan dari negara bagian dan pemerintah federal,” katanya.


Sementara Imam Johari Abdulmalik, anggota Dewan Nasional CAIR mengatakan pembunuhan dalam Islam adalah dosa besar yang dilarang Allah SWT dan Rasul-Nya.


“Sebuah serangan terhadap orang, untuk membunuh orang tanpa alasan, hanya karena pemahaman agama mereka berbeda dari Anda menempatkan seseorang di bawah lingkup bahwa CAIR memiliki kewajiban untuk berdiri.


“Menurut Alquran, bahwa hidup itu suci, jika seseorang mengambil nyawa satu orang secara tidak adil, itu seolah-olah Anda telah membunuh seluruh umat manusia,” tambahnya. 


 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ خَرَجُوا مِن دِيَارِهِمْ وَهُمْ أُلُوفٌ حَذَرَ الْمَوْتِ فَقَالَ لَهُمُ اللَّهُ مُوتُوا ثُمَّ أَحْيَاهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ البقرة [243] Listen
Have you not considered those who left their homes in many thousands, fearing death? Allah said to them, "Die"; then He restored them to life. And Allah is full of bounty to the people, but most of the people do not show gratitude. Al-Baqarah ( The Cow ) [243] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi