Senin, 26/02/2024 - 02:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

BISNISEKONOMI

Peternak Bilang Harga Telur Bisa Turun, Tapi Ada Syaratnya

ADVERTISEMENT

Penurunan harga telur dalam waktu dekat memungkinkan dengan kondisi tertentu.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 JAKARTA — Presiden Joko Widodo menjanjikan harga telur akan turun dalam dua pekan ke depan. Menurut Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional (PPN) Yudianto Yosgiarso, penurunan harga telur dalam waktu dekat memungkinkan, namun dengan beberapa kondisi tertentu. 

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional


“Kami mengikuti instruksi presiden untuk menurunkan harga telur. Penurunan harga telur dalam dua pekan memungkinkan tetapi ada catatan,” kata Yudianto kepada Republika.co.id, Ahad (28/8).

ADVERTISEMENT


Yudianto menjelaskan, harga di industri pangan terutama telur sangat menyesuaikan bahan yang ada di hulu. Tingginya harga telur masih dipengaruhi biaya produksi yang naik signifikan terutama dari sisi pakan dan bibit ayam atau day old chick (DOC).

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh
Berita Lainnya:
Pertamina Tingkatkan Edukasi Laut di 22 Sekolah  


Saat ini, harga pakan masih dikisaran Rp 7.200 per kg meskipun harga jagung sudah turun. Harga DOC juga masih tinggi dikisaran Rp 13 ribu hingga Rp 16 ribu. Yudianto berharap, harga pakan bisa diturunkan ke level Rp 5.000 per kg. Sedangkan harga DOC diharapkan bisa turun di kisaran Rp 9.000 hingga Rp 11 ribu.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Bapanas: Bantuan Pangan tidak Sebabkan Kelangkaan Beras


“Saat ini harga pakan masih tinggi. Kalau harga pakan diturunkan harga telur juga bisa turun dengan nyaman,” kata Yudianto. 

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action


Selain itu, Yudianto juga meminta kerja sama dari pihak pedagang untuk turut serta mendukung penurunan harga telur. Menurut Yudianto, para peternak sudah berusaha menurunkan harga, namun di kalangan pedagang harga tetap tinggi. 


“Kalaupun harga di eceran masih tinggi tolong dikontrol dari sisi pedagang. Pedagang diharapkan bisa dilibatkan dalam pergerakan harga telur,” tegas Yudianto. 


 


 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi