Jumat, 14/06/2024 - 18:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ASIAINTERNASIONAL

46 Tewas Akibat Gempa di China Barat Daya

Sedikitnya 46 orang dilaporkan tewas dan 16 lainnya hilang dalam gempa di China

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

BEIJING — Sedikitnya 46 orang dilaporkan tewas dan 16 lainnya hilang dalam gempa berkekuatan 6,8 SR yang mengguncang Provinsi Sichuan, China barat daya pada Senin (5/9/2022). Gempa ini memicu tanah longsor dan mengguncang bangunan di ibu kota Provinsi Chengdu.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

“Gempa melanda daerah pegunungan di daerah Luding tak lama setelah tengah hari,” kata Pusat Jaringan Gempa China.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Sichuan terletak di tepi Dataran Tinggi Tibet, dan menjadi tempat pertemuan lempeng tektonik sehingga sering dilanda gempa bumi. Dua gempa pada bulan Juni menewaskan sedikitnya empat orang.

Listrik padam dan bangunan rusak di kota bersejarah Moxi di prefektur otonomi Tibet Garze. Sedikitnya 29 orang tewas akibat gempa di wilayah tersebut.  Tenda pengungsi telah didirikan untuk menampung lebih dari 50 ribu orang yang mengungsi dari rumah mereka.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Israel Bantah Serang Area Zona Kemanusiaan di Rafah

China Central Television (CCTV) melaporkan, tim penyelamat menarik seorang wanita yang terjebak di antara reruntuhan di rumahnya di wilayah Moxi. Sebagian besar bangunan di wilayah itu dibangun dari campuran kayu dan batu bata. Sekitar 150 orang dilaporkan terluka dengan berbagai tingkat cedera.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Sebelumnya, pihak berwenang telah melaporkan 7 kematian di daerah Luding dan 14 lainnya di daerah Shimian di selatan.  Tiga dari mereka yang tewas adalah pekerja di Hailuogou Scenic Area, yang menawarkan pemandangan gletser dan cagar alam hutan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Pihak berwenang melaporkan, batu dan tanah jatuh dari lereng gunung sehingga menyebabkan kerusakan pada rumah dan gangguan listrik. Sementara tanah longsor memblokir jalan raya pedesaan.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Getaran gempa juga terasa hingga wilayah Chengdu, yang terletak 200 kilometer dari pusat gempa. Seorang penduduk, Jiang Danli, mengatakan, dia bersembunyi di bawah meja selama lima menit di apartemennya di lantai 31.  Banyak tetangganya bergegas turun, karena waspada terhadap gempa susulan.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Abu Ubaidah: 100 Kendaraan IDF Hancur dalam 10 Hari
ADVERTISEMENTS

“Ada gempa bumi yang kuat pada bulan Juni, tetapi itu tidak terlalu menakutkan.  Kali ini saya benar-benar takut, karena saya tinggal di lantai yang tinggi dan getarannya membuat saya pusing,” kata Jiang kepada The Associated Press.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Survei Geologi Amerika Serikat (AS) mencatat kekuatan gempa pada Senin berada di kedalaman yang relatif dangkal yaitu 10 kilometer. Namun pengukuran awal oleh lembaga yang berbeda sering kali menemukan sedikit berbeda.

Gempa paling mematikan di China dalam beberapa tahun terakhir terjadi pada 2008 dengan kekuatan 7,9 SR. Gempa ini menewaskan hampir 90 ribu orang di Sichuan. Gempa tersebut menghancurkan kota-kota, sekolah-sekolah dan masyarakat pedesaan di luar Chengdu, yang mengarah pada upaya bertahun-tahun untuk membangun kembali dengan material bangunan yang lebih tahan gempa.


sumber : AP

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

أَلَمْ تَرَ إِلَى الْمَلَإِ مِن بَنِي إِسْرَائِيلَ مِن بَعْدِ مُوسَىٰ إِذْ قَالُوا لِنَبِيٍّ لَّهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُّقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ قَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِن كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلَّا تُقَاتِلُوا ۖ قَالُوا وَمَا لَنَا أَلَّا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَدْ أُخْرِجْنَا مِن دِيَارِنَا وَأَبْنَائِنَا ۖ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلَّوْا إِلَّا قَلِيلًا مِّنْهُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ البقرة [246] Listen
Have you not considered the assembly of the Children of Israel after [the time of] Moses when they said to a prophet of theirs, "Send to us a king, and we will fight in the way of Allah "? He said, "Would you perhaps refrain from fighting if fighting was prescribed for you?" They said, "And why should we not fight in the cause of Allah when we have been driven out from our homes and from our children?" But when fighting was prescribed for them, they turned away, except for a few of them. And Allah is Knowing of the wrongdoers. Al-Baqarah ( The Cow ) [246] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi