Minggu, 25/02/2024 - 08:46 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Moskow: Rusia Pantau Aktivitas Militer di Semenanjung Korea

ADVERTISEMENT

Rusia menuduh Washington merusak stabilitas di Semenanjung Korea.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 MOSKOW — Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan mereka “mengawasi dengan seksama” semua aktivitas militer di Semenanjung Korea. Hal ini disampaikan setelah pemerintah Korea Utara (Korut) mengesahkan hak menggunakan serangan nuklir sebagai tindak pencegahan.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional


Pada Jumat (9/9/2022) kantor berita Rusia, RIA melaporkan kementerian luar negeri mengatakan “langkah-langkah terbaru Amerika Serikat” mempersulit upaya menyakinkan Korut bahwa keamanan dapat dipastikan melalui politik tidak peru militer. Rusia menuduh Washington merusak stabilitas di Semenanjung Korea.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Istri Mendiang Aktor Lee Sun Kyun Bersiap Kembali ke Layar Lebar dengan Film Mission: Cros


Pada Rabu (7/9/2022) lalu perwakilan nuklir Jepang, Korea Selatan (Korsel) dan AS sepakat memperkuat hubungan keamanan dalam menghadapi potensi “provokasi” Korut dalam bentuk uji coba nuklir. Tahun ini Korut sering menggelar uji coba nuklir.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh


AS memperingatkan Pyongyang dapat menjual senjata-senjatanya ke Rusia. Pertemuan trilateral di Tokyo bagian dari serangkaian pertemuan dua bulan terakir termasuk pertemuan penasihat keamanan di Hawaii pekan lalu.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard


“Korut melanjutkan dan bahkan mempercepat kapabilitas rudal dan nuklirnya, dan terdapat lonjakan kemungkinan provokasi lebih lanjut, termasuk uji coba nuklir,” kata perwakilan Jepang Takehiro Funakoshi sebelum pertemuan.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Milan Dicengkeram Polusi Udara


“Di saat yang sama, kami masih terbuka untuk menggelar dialog dengan Korut,” katanya, ia menambahkan Pyongyang selalu menyambut negosiasi, sentimen yang didukung perwakilan AS Sung Kim dan Korsel Kim Gunn.


Sung Kim yang juga Duta Besar AS untuk Indonesia mengatakan Washington siap untuk setiap kontingensi. “Garis bawah kami tidak berubah, tujuan kami masih menyelesaikan denuklirisasi Semenanjung Korea,” katanya. 


 


sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi