Selasa, 21/05/2024 - 08:21 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

OJK: Pendapatan Premi Industri Asuransi Tumbuh 0,38 persen

OJK menilai tumbuhnya premi bukti industri asuransi tetap tumbuh di tengah pandemi

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA —  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat akumulasi pendapatan premi perusahaan asuransi yang terdiri dari asuransi jiwa, asuransi umum, dan reasuransi sebesar Rp 0,63 triliun pada Juli 2022. Adapun realisasi ini tumbuh 0,38 persen dibandingkan Juli 2021 sebesar Rp 166,3 triliun.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono mengatakan kenaikan ini mengindikasikan jika industri asuransi nasional mampu bertahan di tengah tekanan yang disebabkan oleh pandemi.

Berita Lainnya:
AAJI Sebut Perlu Ada Transparansi Informasi Hadapi Imbas Inflasi Medis


“Artinya masih tumbuh walaupun itu pandemi,” ujarnya dalam keterangan tulis, Kamis (15/9/2022).


Dari sisi industri asuransi jiwa mengalami penurunan premi sebesar Rp 9,30 triliun atau negatif 8,65 persen dibanding periode yang sama 2021. Lini bisnis dengan penurunan premi terbesar, unit link sebesar Rp 7,56 triliun atau menurun 14,54 persen.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh


“Ini juga ada kaitan dengan permasalahan yang tengah berkembang, masyarakat sudah mulai mengerti dan regulasi yang kita keluarkan SE.05 2022 itu juga berdampak, karena itu kan lebih prudent,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Cadangan Emas di Gosowong Ditingkatkan Menjadi Senilai Rp 80 Triliun


Menurutnya unit link menjadi kontributor terbesar pendapatan premi dengan besaran Rp 44,47 triliun atau 45,23 persen dari total premi, disusul endowment dengan kontribusi 20,50 persen dan kesehatan 10,45 persen.


“Sementara akumulasi premi asuransi umum dan reasuransi hingga Juli 2022 naik sebesar Rp 9,93 triliun atau tumbuh 17,11 persen dibanding periode yang sama 2021,” ucapnya.

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi