Jumat, 14/06/2024 - 20:52 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Grand Syekh Al-Azhar Mesir Ungkap Dampak Fatal Berdebat Kusir

Berdebat kusir sangat tidak dianjurkan dalam Islam karena merugikan

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA – Salah satu ulama dan cendikiawan Muslim asal Mesir, Grand Syekh Al-Azhar Prof Ahmad al-Tayyeb megungkapkan bahwa salah satu musibah yang menimpa masyarakat pada dekade terakhir adalah maraknya debat.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh


Hal ini disampaikan Syekh Al-Tayyeb dalam ceramahnya yang terkumpul dalam kitab Adab wwa Qiyam yang kini sudah diterjemahkan menjadi buku “Etika & Moral: Menemukan Kembali Nilai-Nilai yang Hilang”.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah


Dalam berdebat, menurut Syekh Al-Tayyeb, mereka mengaku tahu tetapi sebenarnya tidak tahu, berani berbicara mengenai tema-tema sangat rumit dalam banyak bidang layaknya seorang ahli, serta mengeluarkan pernyataan dan analisis yang sebagian besarnya tidak didukung oleh dasar metodologi kelimuan atau studi yang mendalam.


Menurut Syekh Al-Tayyeb, dari musibah seperti ini kemudian lahir bencana lain yang lebih besar, yaitu berani meremehkan spesialisasi atau keahlian keilmuan dan kedudukan ulama-ulama yang spesialis di bidang ilmu-ilmu tertentu, yang menghabiskan umurnya dan meneteskan air mata dan keringat demi menekuni bidang ilmu tertentu.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda
Berita Lainnya:
Wahai Suami Sayangilah Istri, Jangan Sampai Terhalang Menjadi Penghuni Surga


Sekarang seolah-olah semua orang tahu apa saja tentang semua hal. Spesialisasi dan keahlian di bidang tertentu dalam keilmuan Islam (akidah, adab dan kesusastraan, bahasa, budaya, dan sebagainya) mengalami tidak sedikit dari perdebatan-perdebatan yang jauh dari ketentuan standar dialog keilmuan.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh


“Orang-orang yang mendebat itu melancarkan serangannya dengan menggunakan alasan bahwa, menurut mereka, ilmu-ilmu keislaman tidak seperti ilmu-ilmu kontemporer yang memerlukan spesialisasi atau ketekunan menelitinya,” jelas Syekh Al-Tayyeb.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024


Oleh karena itu, kata mereka, ilmu-ilmu keislaman harus terbuka bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang mengaku bahwa tugas melakukan perbaikan Islam dan umat Islam ada pada mereka, tidak pada orang lain yang justru lebih mendalami ilmunya.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK
Berita Lainnya:
Fadhilah Puasa Arafah, Seberapa Besar Dosa yang Dihapuskan?


Baca juga: Doa Mualaf Jodik Liwoso Mantan Misionaris: Jika Islam Benar Dekatkanlah

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS


Syekh al-Tayyeb menambahkan, Alquran juga telah menyinggung orang-orang yang mirip dengan penyuka debat yang sedang dibicarakan ini pada awal surat Al Hajj. Pertama disebut pada ayat 3 dan 4, kemudian diulang lagi pada ayat 8 dan 9.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard


Pada ayat 3 dan 4 surat Al Hajj misalnya, orang-orang yang suka mendebat itu disebutkan sebagai sekelompok orang dungu yang mendebat tentang Allah tanp dasar pengetahuan. 


Ayat-ayat itu mengecap mereka sebagai orang bodoh, mengikuti setan-setan yang paling buruk, yaitu maradah. Disebutkan pula bahwa orang-orang yang mengikuti mereka, setan-setan itu, akan mengalami nasib yang buruk.    

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ البقرة [34] Listen
And [mention] when We said to the angels, "Prostrate before Adam"; so they prostrated, except for Iblees. He refused and was arrogant and became of the disbelievers. Al-Baqarah ( The Cow ) [34] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi