Minggu, 14/04/2024 - 04:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Gejala Utama Covid-19 Bukan Lagi Demam dan Anosmia, Lalu Apa?

ADVERTISEMENTS

Warga Inggris mendapati perubahan gejala utama Covid-19.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Lonjakan kasus Covid-19 di Inggris telah memicu kekhawatiran di antara para ahli terkait ancaman gelombang baru yang dipicu oleh varian yang lebih mampu lolos dari sistem imunitas yang terbangun dari vaksinasi. Data terbaru dari Office for National Statistics Inggris mencatat, ada sekitar 1,1 juta orang yang dites positif virus corona dan dua pertiga dari kasus ini melaporkan gejala sakit tenggorokan.

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Bustami Hamzah sebagai Pj Gubernur Aceh
ADVERTISEMENTS

Prof Tim Spector, salah satu pendiri aplikasi Covid ZOE, mengatakan bahwa sakit tenggorokan kini telah mengambil alih sebagai gejala dominan Covid-19. Para pengguna ZOE telah melaporkan bahwa mereka menderita sakit tenggorokan yang terasa mirip dengan gejala ketika pilek atau radang tenggorokan.

ADVERTISEMENTS
Promo Takjil Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
IDI Bagikan Tips Jaga Kesehatan Selama Musim Pancaroba dan Mudik Lebaran

Menurut Prof Spector, sakit tenggorokan terkait Covid-19 cenderung relatif ringan dan berlangsung tidak lebih dari lima hari. Sakit tenggorokan sering terjadi dan disebabkan oleh banyak penyakit pernapasan seperti pilek.

ADVERTISEMENTS
Promo Pembiayaan Ramadhan Ekstra Bank Aceh Syariah

“Sakit tenggorokan parah yang berlangsung lebih dari lima hari mungkin disebabkan oleh hal lain seperti infeksi bakteri, dan jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter,” kata dia, seperti dilansir dari laman Express, Selasa (4/20/2022).

ADVERTISEMENTS
Iklan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

Prof Spector mengatakan, sakit tenggorokan umumnya akan muncul dalam pekan pertama sakit dan membaik dengan cepat. Hanya saja, saat ini banyak orang yang masih mengacu pada pedoman pemerintah Inggris tentang gejala-gejala Covid-19, padahal itu sudah tak relevan.

ADVERTISEMENTS
Ramadhan Berbagi Bersama Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Ilmuwan Ingatkan Dokter Setop Pakai Istilah 'Long Covid' ke Pasien, ini Alasannya

“Demam dan kehilangan fungsi penciuman (anosmia) gejalanya sudah benar-benar langka sekarang. Begitu banyak orang tua mungkin tidak mengira mereka terkena Covid-19, dan meyakini bahwa yang dideritanya flu sehingga tidak di tes covid,” kata Prof Spector.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses Pelantikan dan Setijab Mayjen TNI Niko Fahrizal

Prof Spector pun memprediksi bahwa Inggris berada di gerbang gelombang baru yang lebih memengaruhi kelompok dewasa tua. Prediksi ini muncul ketika data menunjukkan kasus Covid-19 dan rawat inap mulai meningkat pada kelompok tua.

ADVERTISEMENTS
Semarak Ramadhan 1445 H bersama Bank Aceh Syariah, Diskon Belanja 50%

ADVERTISEMENTS
Bank Aceh - Telkomsel, Beli Paket Data mulai dari 110K OMG melalui Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Periode 11 Maret - 11 April 2024

Sumber: Republika

AADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
ADVERTISEMENTS
Iklan Belasungkawa Adinda Almarhum Yafi Dhia Ulhaq Yuli

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi