Kamis, 29/02/2024 - 18:37 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Rusia Turuti Permintaan IAEA Untuk Demiliterisasi Zaporizhzhia

ADVERTISEMENTS

IAEA meminta Rusia demiliterisasi PLTN Zaporizhzhia.

ADVERTISEMENTS
Nisfu Sya'ban

KIEV — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Moskow harus menuruti permintaan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk mendemiliterisasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia. Pernyataan ini ia sampaikan dalam pidatonya dalam Majelis Parlemen Dewan Eropa, lembaga pengawas hak asasi manusia Eropa, Kamis (13/10/2022).

ADVERTISEMENTS
Pasar Murah Khusus Pensiunan

Rusia menduduki PLTN terbesar di Eropa itu sejak awal invasinya ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Pada Rabu (12/10/2022) kemarin perusahaan energi nuklir pemerintah Ukraina, Energoatom menuduh Rusia tidak mengizinkan konvoi kendaraan mereka yang membawa bahan bakar diesel masuk ke PLTN Zaporizhzhia yang kehabisan daya.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj
Berita Lainnya:
Sebut Putin Berbohong, Zelenskyy Bantah Info 300 Ribu Tentara Ukraina Tewas

Kepala IAEA Rafael Grossi mengatakan daya yang sempat berhasil diperbaiki kembali terputus sehingga PLTN itu terpaksa menggunakan generator diesel. Energoatom mengatakan Rusia menyerang PLTN itu dengan rudal. Kantor berita Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut.

ADVERTISEMENTS
Hari Pers Nasional

“Energoatom mempersiapkan dan mengirimkan bahan bakar diesel lainnya ke PLTN Zaporizhzhia,” kata perusahaan itu dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
KCNA: Korut Kembangkan Pengendali Peluncur Roket Baru

“Namun pada pukul 10:00 pagi (waktu setempat) pihak Rusia tidak mengizinkan konvoi kendaraan perusahaan untuk masuk,” tambah Energoatom.

ADVERTISEMENTS
Bayar Tol dengan Pengcard
ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

sumber : Reuters

ADVERTISEMENTS
KUR Syariah Bank Aceh

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Apa jurus andalan kamu supaya nggak gampang sakit

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi