Selasa, 21/05/2024 - 07:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ACEH

Pj Bupati Aceh Barat Jadi Inspektur Upacara Hari Santri Nasional

MEULABOH- Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs Mahdin Efendi menjadi Inspektur Upacara ( Irup) Hari Santri Nasional tahun 2022 di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Sabtu (22/10/22).

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Upacara Hari Santri itu dihadiri oleh seluruh pejabat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), ulama dan pimpinan dayah, tokoh masyarakat serta di ikuti sebanyak 300 santri yang berasal dari berbagai pesantren yang ada di Kabupaten Aceh Barat.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Berbeda dari upacara lainnya, peserta upacara bendera peringatan Hari Santri di wajibkan menggunakan sarung, atasan putih, dan berpeci hitam bagi laki-laki sebagai ciri khas santri. Sementara, bagi perempuan dapat menyesuaikan.

Berita Lainnya:
2024, PUPR Aceh Barat Bangun 600 WC Untuk Warga Kurang Mampu

Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi menyampaikan, tanggal 22 Oktober secara resmi telah ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 yang harus di peringati setiap tahun.

Penetapan 22 oktober ini, kata Mahdi, merujuk pada tercetusnya “resolusi jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan indonesia. resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita peringati sebagai hari pahlawan terangnya.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
BKPSDM Aceh Barat Raih Penghargaan Pengelolaan NIP Terbaik Dari BKN

Ia menjelaskan, sejak ditetapkan pada tahun 2015 lalu, peringatan hari santri rutin dilaksanakan dengan tema yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Untuk tahun 2022 ini, tema yang di usung adalah “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan” tuturnya.

“Maksud tema ini adalah santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk Bangsa dan Negara,” ujar Mahdi.[]

ADVERTISEMENTS

Editor : Biro Meulaboh.

ADVERTISEMENTS

 

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi