BANDA ACEH -Eks Kapolda Sumatera Barat, Irjen Teddy Minahasa menjadi tersangka dalam kasus kasu narkoba. Selain dia, ada 4 polisi lainnya sebagai tersangka dan salah satunya adalah mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.
AKBP Dody Prawiranegara, merupakan anak jenderal Irjen (purn) Supratman. Supratman merupakan polisi yang sempat menduduki sejumlah jabatan penting di Polri.
Tiga jabatan terakhirnya sebelumnya pensiun adalah Wakapolda Jawa Barat (2017), Kapolda Bengkulu (2019), dan Analis Kebijakan Utama Bidang Sespim Lemdiklat Polri (2020).
Namun di saat masa pensiuannya, dia dibikin gusar. Hal tersebut karena anaknya terancam pecat alias PTDH dari Polri. Musababnya, adalah diduga terlibat dalam kasus narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa.
Disarikan dari berbagai sumber, AKBP Dody Prawiranegara lahir di Pacitan pada 7 Juli 1977. Saat kecil, dia kerap berpindah-pindah sekolah mengikuti sang ayah.
Sekolah dasar dituntaskan do SD Cikoko 01 pagi Jakarta Selatan. Kemudian masa SMP di SMP 1 Karawang dan SMA di Wiyata Darma Bandung.
Setelah itu dia Akpol dan lulus pada tahun 2001. Dia memulai kariernyasebagai perwira pertama (pama) di Polda Jawa Timur.
Pada tahun 2005, dia sempat menjabar sebagai Kapolsek Singosari, Malang, Jawa timur. Setahun kemudian dia menjabat Kapolsek Klojen Polresta Malang.
Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Kuta di Polda Bali, tepatnya pada tahun 2008.
Kemudian dia sempat dimutasi ke Polda Metro Jaya menjadi panit di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan pangkat AKP.
Akan tetapi, kariernya tak moncer saat di Jakarta. Hingga tahun 2014, jabatan moncer yang pernah dia emban adalah Wakapolsek Tamansari di tahun 2014.
Setelah itu, dia mulai bertugas di Sumatera dan tugas pertamanya adalah Pamen di Polda Aceh. Kariernya menanjak dan pada Oktober 2016, dia menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jawa Barat.
Di Polda Jabar, dia pernah menjabat sebagai Kabagops Polrestabes Bandung di tahun 2018. Setahun berselang, dia promosi dan menjabat Kapolres Kepulauan Mentawai, Polda Sumbar.
Memasuki tahun 2020 hingga 2022, Doddy ditugaskan sebagai Kapolres Bukittinggi.
Pengungkapan Narkoba di Polres Bukit Tinggi
Nama Dody sempat dieluh-eluhkan karena keberhasilannya mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti 41,4 Kg sabu. Barang bukti itu waktu itu disebut sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.
Namun pada akhirnya, Dody kini terancam pidana dan PTDH. Dia menjadi tersangka penyalahgunaan wewenang karena diduga menggelapkan barang bukti sabu.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler