Sabtu, 15/06/2024 - 11:34 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Galon Minum Isi Ulang Disebut Berbahaya, Ahli Kesehatan Bantah dengan Fakta Ini

Regulator dinilai perlu mengambil keputusan berdasarkan fakta-fakta ilmiah.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

JAKARTA — Menurut data UNICEF, hampir 70 persen sumber air minum bagi rumah tangga Indonesia tercemar limbah feses. Hal ini diperkuat dengan hasil studi Kementerian Kesehatan, Studi Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT), yang dilakukan pada 2020. Penelitian itu menyatakan, tujuh dari 10 rumah tangga Indonesia mengonsumsi air terkontaminasi bakteri E coli.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh


Sebagai “jalan keluar”, masyarakat menggantungkan kebutuhan air minum pada air minum dalam kemasan (AMDK). Suplai AMDK di Indonesia mencapai 29 miliar liter per tahun. 

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah


Meski begitu, pilihan tersebut tak lantas membuat masyarakat bebas dari rasa khawatir. Pasalnya, muncul isu di masyarakat tentang risiko kesehatan pada kemasan galon guna ulang (isi ulang) berbahan polikarbonat yang mengandung Bisphenol A (BPA). Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah apakah AMDK aman dikonsumsi oleh masyarakat?

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda


Guru Besar Bidang Keamanan Pangan & Gizi di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Ahmad Sulaeman, mengatakan air yang aman dikonsumsi harus memenuhi dua syarat yakni aman secara fisik dan kandungan. Secara fisik, air harus tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Adapun secara kandungannya, harus bebas dari cemaran dan mikroba berbahaya.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Tiga Aspek Penting Pengembangan Diri Bagi Gen Z dalam Berkarier


Ahli polimer dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmad Zainal Abidin, mengkritik narasi yang dibangun mengenai risiko kesehatan dari AMDK. Dia menyampaikan, hal ini cenderung diskriminatif.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh


“Jadi kalau sekarang isunya BPA berbahaya atau berisiko untuk kesehatan, jangan hanya mendengar namanya lalu percaya kalau itu berbahaya,” ujar Zainal.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh


Menurut dia, ada empat faktor yang harus diperhatikan. Jangan hanya menyebut nama zat tertentu, lalu dikategorikan tidak boleh. “Itu pemikiran yang salah dan terlalu primitif. Harus disebutkan tiga faktor lainnya yakni konsentrasi, populasi, dan lama kontak. Baru bisa ditetapkan sebagai tanda bahaya,” ujar Zainal.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024
Berita Lainnya:
Bolehkah Perempuan Donor Darah Ketika Menstruasi?


Dia mengatakan, regulator perlu mengambil keputusan berdasarkan fakta-fakta ilmiah. “Jangan mengambil kebijakan berdasarkan isu yang belum terbukti secara ilmiah. Kita perlu menjadi negara yang betul-betul teredukasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK


Kemasan galon guna ulang berbahan polikarbonat sudah digunakan lebih dari 38 tahun di Indonesia. Sampai hari ini, para ahli seperti Prof Sulaeman maupun Akhmad Zainal sepakat, belum pernah mendengar ada orang yang meninggal atau sakit akibat keracunan air minum dari galon polikarbonat. 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action


“Polikarbonat itu adalah plastik yang aman, dan terkategori sebagai food grade. BPA sendiri sudah lolos dari uji 34 macam bahan yang dikategorikan berbahaya untuk makanan,” ujar Zainal.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard


Isu ini menjadi ramai ketika Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berencana merevisi peraturan dengan mewajibkan produsen air kemasan dengan galon guna ulang memberi label “berpotensi mengandung BPA” pada produknya. 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا الكهف [109] Listen
Say, "If the sea were ink for [writing] the words of my Lord, the sea would be exhausted before the words of my Lord were exhausted, even if We brought the like of it as a supplement." Al-Kahf ( The Cave ) [109] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi