Senin, 26/02/2024 - 01:54 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Mahathir Mohamad Kalah untuk Kali Pertama Sejak 1969

ADVERTISEMENT

Kursinya dimenangkan Mohd Suhaimi Abdullah, kandidat dari aliansi Perikatan.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

KUALA LUMPUR —  Mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengalami kekalahan pertamanya dalam pemilihan umum dalam 53 tahun. Kekalahan ini menandakan berakhirnya tujuh puluh tahun karir politiknya. Mahathir yang berusia 97 tahun gagal mempertahankan kursi parlemennya di Pulau Langkawi.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

Kursinya dimenangkan Mohd Suhaimi Abdullah, kandidat dari aliansi Perikatan yang dipimpin Muhyiddin. Ini kekalahan pertama Mahathir sejak 1969.

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Tim Pembela Ulama dan Aktivis Ungkap 3 Hal Penting usai Pemilu 2024

Mahathir memimpin koalisi yang berjanji menurunkan pemerintahan Barisan Nasional saat ini. Tapi aliansinya tidak masuk unggulan. Barisan bersaing dengan blok Muhyiddin dan saingan lama Mahathir yakni Anwar Ibrahim.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

Pada bulan ini Mahathir mengatakan ia akan mundur dari politik bila kalah. “Saya tidak melihat diri saya aktif di politik sampai 100 tahun, yang paling terpenting membagikan pengalaman saya ke pemimpin muda di partai,” katanya.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard
Berita Lainnya:
Banyak Intimidasi di Jatim, Mahfud akan Bacakan Maklumat Salam Metal di Banyuwangi


Sementara itu, mantan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengaku telah mengamankan cukup banyak kursi dalam pemilihan untuk membentuk pemerintah. Meski hasil akhir dari Komisi Pemilihan Umum menunjukkan persaingan di parlemen.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action

Pada Ahad (20/11) Muhyiddin mengatakan ia siap bekerja sama dengan partai manapun untuk mencapai jumlah kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi