EKONOMIFINANSIAL

Bank Aceh Syariah Alami Masalah Kredit Macet Hingga Rp264 Miliar, CIC Aceh: Amburadul!

“Bank Aceh Syariah adalah satu-satunya Bank pertama yang mengelola sistem keuangan perbankan secara konsep Syariah Islam. Bank ini juga menjadi pilot project Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan merupakan pioner pengelolaan sistem perbankan Syariah di Republik ini dengan tujuan yaitu untuk mensejahterakan serta meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh yang sempat terpuruk selama lebih tiga puluh tahun akibat konflik politik antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Republik Indonesia setidaknya sejak akhir order lama disambung lagi pada era orde baru,” terang Sulaiman Datu.

Berita Lainnya:
Duduk Perkara Aswan Dapat Surat Paksa dari Kantor Pajak, Syok Diminta Bayar Denda Rp26,5 Juta

Jadi, Sulaiman Datu mengakhiri bicaranya dengan HARIANACEH.co.id, seraya mengingatkan Pemerintah Aceh, DPR Aceh, Stakeholder di Aceh khususnya Bank Aceh agar dapat bekerja keras, cerdas dan bijaksana serta terukur dan tidak mendahulukan kepentingan individu di atas kepentingan masyarakat demi mejadikan Bank Aceh Syariah sebagai bank penyelamat Rakyat Aceh dalam menata perekonomian Aceh.

Berita Lainnya:
Anggaran 2025 Dipakai di 2024, Proyek Lumbung Pangan Prabowo Disorot, Ini Daftar Kerugiannya

“Pemerintah Aceh, DPR Aceh dan berbagai stakeholder yang ada di Aceh harus betul-betul lebih mendahulukan serta mengedepankan kepentingan masyarakat Aceh di atas kepentingan individu. Bank Aceh adalah milik kita bersama dan sudah saatnya harus dibersihkan dari tangan-tangan kotor, dari para oknum-oknum kelompok yang berperilaku seolah-olah pintar namun nyatanya jahil dan bahkan diduga sering melakukan peraktik-peraktik koruptif,” tutup Sulaiman Datu.[]

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya