Selasa, 21/05/2024 - 23:53 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

ISLAM

Pelajar Muslim di India Dipukuli karena Berbicara dengan Gadis Hindu

India mengalami peningkatan serangan terhadap Muslim sejak 2014.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 NEW DELHI — Seorang pemuda Muslim di India dilaporkan dipukuli oleh sekelompok warga Hindu setelah mereka menuduhnya berbicara dengan seorang wanita Hindu. Sebuah rekaman kejadian menunjukkan pria tersebut diidentifikasi sebagai mahasiswa ilmu komputer di sebuah universitas di negara bagian Madhya Pradesh, India.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Dilansir dari The New Arab, Jumat (20/1/2023), pria muslim itu mencoba bernegosiasi dengan beberapa pria di sekitarnya, yang kemudian memukul dan memukulinya. Kemudian masih dalam video tersebut, beberapa pria menggunakan pentungan saat pria itu berteriak kesakitan.

Para penyerang diduga anggota Hindu Jagran Manch (HJM), sebuah kelompok nasionalis Hindu garis keras yang dituduh menargetkan anggota agama minoritas India. Mereka juga yang diyakini merekam kejadian tersebut.

Berita Lainnya:
Dialog Panglima Romawi dan Pedang Allah Sebelum Masuk Islam Saat Perang di Suriah

Rekaman itu dibagikan oleh Hindutva Watch, sebuah kelompok penelitian yang memantau laporan serangan terhadap minoritas agama di India, serta Ashok Swain, profesor Riset Perdamaian dan Konflik di Universitas Uppsala di Swedia.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Meski mendapat ancaman dari para penyerang, pria dalam video tersebut dilaporkan mengajukan pengaduan ke polisi setempat. Anggota HJM juga telah menyerang siswa lain sebelumnya, menurut kelompok pemantau Hindutva Watch.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Tiga Cara Sahabat Nabi Menjadi Pedagang Sukses dan Kaya Raya

India mengalami peningkatan serangan terhadap Muslim sejak 2014 ketika Perdana Menteri Narendra Modi, dari Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP), berkuasa. Anggota BJP terus menghasut kefanatikan dan kekerasan terhadap Muslim, yang berjumlah sekitar 15 persen dari populasi India.

Pada rapat umum Oktober lalu, anggota parlemen dari partai yang berkuasa menyerukan pemboikotan toko-toko milik Muslim dan menyamakan Muslim dengan “babi”. Kaum nasionalis Hindu juga telah menyebarkan teori konspirasi jihad cinta. Teori ini mengklaim pria Muslim berusaha memikat wanita Hindu menjauh dari keluarga mereka dengan menikahi mereka.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS

 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi