Senin, 27/05/2024 - 22:25 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

Rupiah Melemah Seiring Laporan AS Soal Pengangguran Turun

Pertemuan The Fed pekan depan juga jadi sentimen penggerak rupiah.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

JAKARTA — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore melemah seiring rilis laporan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) yang mengklaim pengangguran turun.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Kurs rupiah ditutup turun 38 poin atau 0,25 persen ke posisi Rp14.986 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya yang Rp 14.948 per dolar AS.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Penguatan indeks dolar AS karena data ekonomi AS yang mendukung kinerja dolar saat ini muncul dari laporan Departemen Tenaga Kerja AS,” kata Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Amru Syifa saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat (27/1/2023).

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Amru menuturkan laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara bagian turun 6.000 menjadi 186 ribu yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 21 Januari 2023, level terendah sejak April 2022.

Berita Lainnya:
Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Indonesia, Pelindo Multi Terminal Layani Kapal Pesiar

Jumlah orang yang menerima tunjangan setelah minggu pertama bantuan meningkat 20 ribu menjadi 1,675 juta untuk pekan yang berakhir 14 Januari 2023.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Perusahaan di luar industri teknologi serta sektor sensitif suku bunga seperti perumahan dan keuangan menimbun pekerja setelah kesulitan mencari tenaga kerja selama pandemi yang menimbulkan kekhawatiran resesi.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Selain itu, lanjut Amru, sinyal menjelang pertemuan bank sentral AS, The Fed, yang diselenggarakan pada pekan depan turut menjadi sentimen penggerak rupiah. The Fed diperkirakan hanya menaikkan tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) lagi.

ADVERTISEMENTS

Dolar naik terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data menunjukkan ekonomi AS mempertahankan laju pertumbuhan yang kuat pada kuartal keempat, mendukung kasus The Fed untuk mempertahankan sikap hawkish-nya lebih lama.

ADVERTISEMENTS

Produk Domestik Bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan 2,9 persen pada kuartal terakhir, lebih tinggi dari ekspektasi 2,6 persen. Perekonomian tumbuh pada kecepatan 3,2 persen pada kuartal ketiga.

Berita Lainnya:
Menteri ESDM Sebut Revisi PP 96/2021 Hampir Rampung

Data menunjukkan ekonomi terus memperlihatkan ketahanan dalam menghadapi pengetatan moneter yang cepat sejauh ini yang disampaikan oleh The Fed.

Sementara itu dari sisi domestik, Amru mengatakan rupiah ditopang dengan aliran masuk modal asing ke pasar keuangan dalam negeri.

Aliran modal asing masuk tercatat sebesar Rp 14,8 triliun pada periode 16-19 Januari 2023 yang mayoritas masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN). Sejak 1-19 Januari 2023 aliran modal asing masuk dilaporkan sebesar Rp36,33 triliun.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.970 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.964 per dolar AS hingga Rp14.996 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat tergelincir ke posisi Rp14.978 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.964 per dolar AS pada Kamis (26/1).

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi