Selasa, 21/05/2024 - 21:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Serangan Jantung Makin Banyak Dialami Orang di Bawah 40 Tahun, Kenali Gejalanya

Obesitas dan tekanan darah tinggi picu peningkatan kasus serangan jantung usia muda.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa kasus serangan jantung pada orang di bawah usia 40 tahun telah meningkat selama dekade terakhir. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, pemicu penyakit jantung pada usia muda adalah lonjakan kondisi seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Hanya saja, banyak orang dewasa meyakini bahwa mereka tidak akan terkena serangan jantung. Sebuah survei di AS terhadap lebih dari 2.000 orang menemukan 47 persen orang dewasa di bawah usia 45 tahun tidak percaya bahwa tekanan darah tinggi merupakan risiko kesehatan bagi mereka.

Berita Lainnya:
Dokter: Imunisasi Bisa Cegah Keparahan Saat Terpapar Penyakit Infeksi

Ahli jantung di Ohio State University, Laxmi Mehta, berpendapat kondisi kurangnya kesadaran itu cukup mengkhawatirkan. Dia berharap orang yang lebih muda menyadari bahwa mereka pun berisiko terkena penyakit jantung.

Laxmi menyebut lebanyakan anak muda mengira penyakit jantung hanya terjadi pada orang tua. Padahal, faktanya tidak demikian.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Sarapan Sederhana yang Bisa Jadi Rahasia Hidup Lebih Sehat

“Mengatasi faktor risiko penyakit jantung pada usia muda adalah penting karena ketika kondisi ditangani pada usia lebih dini, Anda dapat memperlambat perkembangan atau timbulnya penyakit jantung,” kata Laxmi.

Berdasarkan data dari American College of Cardiology, selama periode 2000-2016, tingkat serangan jantung meningkat dua persen setiap tahun pada kelompok usia muda. Studi Ohio State menemukan sekitar sepertiga dari mereka yang disurvei tidak yakin mereka akan tahu jika mereka mengalami serangan jantung.

ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi