Senin, 20/05/2024 - 06:27 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Marwan Beri Kado Sajak ‘Merawat Ummat Seratus Tahun’ untuk NU

NU sudah berperan penting dalam merawat bangsa.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Dalam rangka peringatan Seratus Tahun Nahdlatul Ulama (NU), anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR, Marwan Ja’far , membuat sajak yang diberi jusul ‘Merawat Ummat Seratus Tahun’.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Sajak yang ditulis di awal Februari ini, berisi tentang kiprah para kiai NU yang terus memberikan mendidik dan merawat bangsa. Berikut sajak Marwan Jafar:

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS

Merawat Ummat Seratus Tahun

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah

Oleh Marwan Jafar

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Semula angin bertiup lembut

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Tapi kenapa kian lama kian ribut.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
Berita Lainnya:
Dana CSR Harus Bisa Berperan Membantu Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Dari sananya penuh kedamaian

ADVERTISEMENTS

Mengapa menjelma jadi keributan.

ADVERTISEMENTS

Betapa tak mudah hidup di jaman kekinian.

Kegaduhan demi kegaduhan muncul

Buih-buih benci susul-menyusul.

Buih-buih dusta terus bertebaran.

Jembatan Batanghari penuh daki,

Kaki besinya  bolongbolong.

Sabanhari kita temui cacimaki,

Terjerembab nyebar kabarbohong.

Siapasuka roti, sate dan talas?

Nikmati saja sambil tersenyum.

Jutaan orang bisanya copas,

Kita lempar saja kata maklum.

Siapa menanam dia yg menuai

Kita slalu tenteram bersama para kiai.

Kita saksikan banyak tukang patri

Betapa banyak beliau memiliki santri.

Saksikan berjuta ummat terus mengaji.

Engkau adalah penjaga nurani bangsa.

Engkau adalah layar-layar terkembang.

Engkau adalah perahu-perahu pikiran

Engkau adalah pulau-pulau harapan.

Para kiai, santri dan ummat adalah kompas kehidupan.

Kami bermuara ke samudera kerukunan dan kedamaian Nusantara.

Bermuara ke lautan toleransi.

Kami bertekad terus berdiri bergerak

Merawat menyiram jutaan ummat.

Ummat yg terus berusaha dan bekerja

Demi kuat, kokoh dan jayanya bangsa.

Bila ada kadal dan sepat di ladang,

Kita dapat buru bersamasama.

Selama kita berakalsehat panjang,

Yakinlah bakal berguna buat sesama.

Pati – Jakarta

Berita Lainnya:
Novel Baswedan Laporkan Nurul Ghufron Atas Dugaan Menghalangi Proses Pelanggaran Etik

Awal Februari 2023.

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi