Senin, 26/02/2024 - 02:26 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga

ADVERTISEMENT

Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan rapat dewan komisioner bulanan pada 22 Februari 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga.

ADVERTISEMENTS
Isra' Mi'raj

 JAKARTA — Berdasarkan rapat dewan komisioner bulanan pada 22 Februari 2023, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan (LJK) tetap tumbuh kuat.

ADVERTISEMENT
Hari Pers Nasional

“Sehingga ini berkontribusi mempertahankan kinerja perekonomian nasional di tengah masih tingginya ketidakpastian global,” kata Mahendra dalam konferensi video RDK OJK Februari 2023, Senin (27/2/2023).

ADVERTISEMENT
Berita Lainnya:
Viral Bayar Uang Kuliah di ITB Pakai Pinjol, OJK Sebut Bunga Pinjaman Danacita Sesuai Regulasi

Dia menjelaskan, kinerja perekonomian global pada awal 2023 secara umum berada di atas ekspektasi. Khususnya di Amerika Serikat (AS) dan Eropa untuk pasar tenaga kerja yang persisten kuat dan indikator sektor riil lainnya bergerak positif.

ADVERTISEMENT
KUR Syariah Bank Aceh

“Selain itu, reopening perekonomian Cina juga meningkatkan optimisme bahwa resesi global dapat dihindari,” tutur Mahendra.

ADVERTISEMENT
Bayar Tol dengan Pengcard

Mahendra menuturkan, pengetatan kebijakan moneter global diperkirakan terus berlanjut seiring penurunan inflasi yang lambat. Selain itu, harga komoditas yang terus turun juga perlu dicermati.

ADVERTISEMENTS
Mari Berbagi dengan Action
Berita Lainnya:
Dirut Bulog Sebut Cadangan Beras Pemerintah Berlimpah

Di tengah dinamika perekonomian global tersebut, Mahendra mengatakan indikator perekonomian domestik terpantau tetap solid. Neraca dagang melanjutkan surplus di Januari 2023, begitupun Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur juga terus berada di zona ekspansi dalam kurun waktu 17 bulan terakhir.

“Optimisme dan konsumsi masyarakat juga mencatatkan perbaikan yang terkonfirmasi dari kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen dan Indeks Penjualan Ritel,” ucap Mahendra. 

 

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENT

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi