Senin, 27/05/2024 - 22:07 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

Dolar Melonjak Setelah Powell Isyaratkan Suku Bunga yang Lebih Tinggi

NEW YORK — Dolar mencapai level tertinggi tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan, Rabu (8/3/2023), setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga lebih besar dari perkiraan sebelumnya untuk membawa inflasi ke target 2,0 persen.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

The Fed juga bersiap untuk bergerak dalam langkah yang lebih besar jika “totalitas” informasi yang masuk menunjukkan tindakan yang lebih keras diperlukan untuk mengendalikan kenaikan harga, kata Powell kepada anggota parlemen AS pada Selasa (7/3/2023).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

The Fed telah memperlambat laju pengetatannya menjadi 25 basis poin pada dua pertemuan terakhirnya, menyusul kenaikan yang lebih besar tahun lalu.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

“Powell secara eksplisit berbicara tentang target suku bunga yang lebih tinggi. Ini adalah sesuatu yang dibicarakan pasar tetapi jelas belum sepenuhnya diperkirakan,” kata Kepala Investasi di Independent Advisor Alliance, Chris Zaccarelli di Charlotte, North Carolina.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Bapanas: Sumber Pangan Bukan Hanya Beras

Pedagang berjangka dana Fed sekarang memperkirakan probabilitas sekitar 60 persen bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan 21-22 Maret. Probabilitas telah terlihat sekitar 22 persen sebelumnya pada Selasa (7/3/2023).

Investor akan mengamati dengan cermat “dot plot” Fed yang diperbarui dari ekspektasi suku bunga pada pertemuan Maret untuk indikasi lebih lanjut tentang seberapa tinggi harapan pejabat Fed untuk menaikkan suku bunga.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Pasar memusatkan perhatian pada ‘dot plot’ 22 Maret untuk sinyal yang jelas tentang kemungkinan suku bunga terminal,” kata Adam Button, kepala analis mata uang di ForexLive di Toronto.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh

Pejabat Fed pada Desember memperkirakan bahwa suku bunga akan meningkat ke antara 5,00 persen dan 5,25 persen tahun ini. Pedagang sekarang memperkirakan suku bunga mencapai puncaknya di 5,64 persen pada September.

ADVERTISEMENTS

Laporan ketenagakerjaan Jumat (10/3/2023) untuk Februari juga akan memberikan petunjuk apakah laporan blockbuster Januari, yang menunjukkan pemberi kerja menambahkan 517 ribu pekerjaan lebih besar dari perkiraan, merupakan lonjakan satu kali atau bagian dari tren yang lebih berkelanjutan.

ADVERTISEMENTS

Para ekonom memproyeksikan perolehan pekerjaan 203 ribu, sementara upah diperkirakan naik 0,3 persen untuk bulan ini dan 4,8 persen secara tahunan. Indeks dolar naik setinggi 105,65, melonjak 1,3 persen pada hari ini dan tertinggi sejak 6 Desember.

Berita Lainnya:
KDEKS Dinilai Dapat Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Syariah Sumbar

Euro turun 1,28 persen menjadi 1,0548 dolar. Greenback mencapai 137,17 yen Jepang, naik sekitar 0,9 persen dan tertinggi sejak 20 Desember.

Sterling tergelincir 1,68 persen menjadi 1,1824 dolar, setelah mencapai 1,1822 dolar, level terendah sejak 21 November. Dolar Australia jatuh 2,24 persen menjadi 0,6582 dolar AS, terendah sejak 11 November.

Mata uang Australia telah meluncur setelah bank sentral Australia (RBA) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade, seperti yang diharapkan, tetapi menyatakan pengetatan mungkin hampir selesai.

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi